Page 283 - In a Blue Moon
P. 283
Lucas tanpa benar-benar berpikir tentang raut wajah
Miranda yang berubah dan senyumnya yang mendadak me-
mudar.
Miranda terdiam sejenak, kemudian berkata, ”Tapi foto itu
akan sulit dijelaskan.”
Lucas mengernyit. Foto sialan itu. ”Kau bisa mengatakan
yang sebenarnya. Kau mabuk dan tidak tahu apa yang kau-
lakukan.”
Miranda menggeleng. ”Tidak, alasan itu tidak akan bagus
untukku,” katanya. ”Aku sedang dipertimbangkan untuk iklan
yang sangat penting dan perusahaan itu tidak akan mem-
pekerjakan model berhias skandal dan gosip.”
”Lalu apa rencanamu?”
Miranda menarik napas dan menegakkan bahu. ”Aku tidak
281
keberatan apabila kita benar-benar menjalin hubungan. Ku-
rasa tidak ada salahnya. Bagaimana menurutmu?”
Lucas mengangkat alis, agak terkejut mendengar usul
Miranda. Seandainya Sophie tidak muncul kembali dalam
hidupnya, mungkin Lucas bisa mempertimbangkan usul itu.
Namun, kakeknya telah mempertemukannya kembali dengan
Sophie dan hatinya telah menjadi milik Sophie sejak hari itu,
entah gadis itu mau menerimanya atau tidak.
Lucas mengusap alis dan memilih kata-katanya dengan
hati-hati. ”Aku tersanjung,” katanya perlahan, ”tapi aku tidak
bisa.”
Giliran Miranda yang mengangkat alis. ”Tidak bisa?”
ulangnya.
”Aku yakin Sophie tidak akan terlalu senang jika aku men-
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 281 3/30/2015 10:43:30 AM

