Page 289 - In a Blue Moon
P. 289
nyadari hal itu. Sepertinya ia harus jujur sekarang. ”Mereka
tidak tahu,” akunya pelan.
”Hm?”
Sophie menghela napas dan berkata, ”Mereka tidak tahu
kami pernah berhubungan.”
”Kalian merahasiakannya?” Suara Lucas terdengar tidak
percaya.
Sophie ragu sejenak, namun akhirnya memutuskan untuk
jujur. ”Adrian yang ingin merahasiakannya.”
”Kenapa?” Lucas masih terdengar heran.
”Karena dia takut pada kakak-kakakku.”
Hening sejenak. Lalu, ”Apa? Maaf, tapi alasan macam apa
itu?”
Sophie tertawa kecil. Adrian dulu berkata ia mencintai
287
Sophie, tetapi tidak berani mengakuinya kepada kakak-kakak
Sophie. Lucas benar, alasan macam apa itu? Cinta macam
apa itu? Dulu ia tidak berpikir panjang, jadi tidak benar-
benar mempermasalahkannya. Namun, sekarang ia menyadari
bahwa mungkin Adrian tidak cukup mencintainya dulu.
”Aku pernah memintanya menikahiku sebelum dia pergi
ke Afrika.” Kata-kata itu sudah meluncur keluar sebelum
Sophie sempat menghentikannya.
”Apa?”
”Tapi dia menolak. Itulah akhir hubungan kami.”
Sophie menunggu komentar Lucas, namun laki-laki itu
tidak mengatakan apa-apa. Sophie menoleh mengamati Lucas
yang sedang berkonsentrasi mengemudi. Raut wajah Lucas
terlihat kaku di dalam mobil yang remang-remang. Mata
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 287 3/30/2015 10:43:31 AM

