Page 285 - In a Blue Moon
P. 285

”Ya.”
                  Lucas	 berpikir	 beberapa	 saat,	 lalu	 mendesah	 menyerah.
                ”Baiklah,	 Miranda.	 Tidak	 masalah.	 Aku	 tidak	 akan	 berko-
                mentar.”
                  Ia	bukan	selebriti,	jadi	Lucas	yakin	wartawan	tidak	punya
                alasan	 untuk	 merongrongnya.	 Gosip	 semacam	 ini	 tidak

                mengganggunya,	terutama	ketika	ada	hal	lain	yang	lebih	pen-
                ting	 yang	 harus	 dilakukan.	 Misalnya	 bertanya	 kepada
                sommelier­nya	wine	jenis	apa	yang	seharusnya	dibawa	ke	acara
                makan	malam	dengan	keluarga	Sophie	nanti.






                ”Sepertinya	kau	tidak	terlalu	tegang	lagi	sekarang.”
                                                                          283
                  Lucas	melirik	ke	arah	Sophie	di	sampingnya	dan	meringis.
                ”Apakah	jelas	terlihat?”	ia	balas	berbisik.
                  Mereka	 baru	 saja	 selesai	 makan	 dan	 berpindah	 ke	 ruang
                duduk	 apartemen	 kakek	 Sophie	 untuk	 mengobrol.	 Spencer
                tengah	 bercerita	 tentang	 salah	 seorang	 pasien	 yang	 pernah
                ditemuinya	dan	menarik	perhatian	Tyler,	Jenna,	serta	Thomas
                Wilson.
                  Sophie	memutar-mutar	anggur	merah	dalam	gelasnya	de-

                ngan	 perlahan.	 Matanya	 tetap	 diarahkan	 kepada	 Spencer,
                namun	 ia	 bergumam	 kepada	 Lucas	 dengan	 nada	 geli,	”Aku
                tidak	mengerti	kenapa	kau	takut	pada	kakak-kakakku.	Me-
                reka	tidak	menggigit,	kau	tahu?”
                  ”Tapi	 mereka	 bisa	 melarangku	 bersamamu	 kalau	 mereka
                tidak	suka	padaku.”







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   283                     3/30/2015   10:43:30 AM
   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290