Page 288 - In a Blue Moon
P. 288
Sophie tidak terseret dalam gosip apa pun yang tidak menye-
nangkan?”
Lucas menoleh menatap Sophie, menatap mata cokelat
hangat yang telah tersimpan dalam benaknya sejak sepuluh
tahun yang lalu. ”Ya,” katanya sungguh-sungguh.
Saat itu Sophie tersenyum kepadanya.
Saat itu pulalah untuk pertama kalinya Lucas menyadari
bahwa ia mungkin telah jatuh cinta pada gadis itu jauh se-
belum kakeknya mempertemukan mereka kembali.
”Tidak terlalu buruk, bukan?” tanya Sophie ketika mereka
286 sudah berada di dalam mobil Lucas yang melaju meninggal-
kan apartemen Thomas Wilson. ”Sekarang kau tahu ke-
luargaku menyukaimu.”
Lucas mengembuskan napas panjang. ”Kakak-kakakmu
menakutkan,” katanya. Ia melirik Sophie sekilas dan kembali
menatap jalan di depan. ”Kau yakin mereka benar-benar me-
nyukaiku?”
”Mereka menyukaimu,” Sophie menenangkannya. ”Kalau
tidak, mereka tidak akan membiarkanmu mengantarku pu-
lang, kau tahu?”
”Omong-omong, Tyler berkata bahwa aku adalah laki-laki
pertama yang kauperkenalkan kepada mereka. Kenapa Graves
tidak masuk hitungan?”
Sophie mengernyit. Ia tadinya berharap Lucas tidak me-
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 286 3/30/2015 10:43:31 AM

