Page 44 - BAHAN AJAR IPA TERPADU
P. 44

Pengawetan  secara  kimia  dapat  dilakukan  dengan  penambahan  bahan  pengawet  yang

                    diijinkan. Pengawet yang dilarang digunakan oleh WHO adalah sebagai berikut.
                    a.  Boraks

                          Boraks merupakan zat kimia yang mengandung unsur boron. Boraks mempunyai
                    rumus  kimia             .10   O.  Boraks  digunakan  untuk  mengawetkan  kayu,  industri
                                                2
                                     2 4 7
                    kertas, gelas dan keramik. Namun terkadang, boraks disalah gunakan untuk digunakan

                    sebagai  pengawet  makanan.  Boraks  sejak  lama  telah  digunakan  masyarakat  untuk
                    pembuatan  gendar  nasi,  kerupuk  gendar  atau  kerupuk  puli  yang  secara  tradisional  di

                    Jawa  disebut  “Karak”  atau  “Lempeng”.  Selain  itu,  boraks  digunakan  untuk  industri
                    makananseperti  dalam  pembuatan  mie  basah,  lontong,  ketupat,  bakso,  bahkan  dalam

                    pembuatan kecap.

                          Mengkonsumsi  boraks  dalam  makanan  tidak  secara  langsung  berakibat  buruk,
                    namun  sifatnya  terakumulasi  sedikit-demi  sedikit  dalam  organ  hati,  otak  dan  testis.

                    Boraks tidak hanya diserap melalui pencernaan namun juga dapat di serap melalui kulit.
                    Boraks  yang  terserap  dalam  tubuh  dalam  jumlah  kecil  akan  dikeluarkan  melalui  air

                    kemih dan tinja, serta sangat sedikit melalui keringat. Boraks bukan hanya mengganggu

                    enzim-enzim  metabolisme  tetapi  juga  mengganggu  alat  reproduksi  pria.  Boraks  yang
                    dikonsumsi cukup tinggi dapat menyebabkan gejala pusing, muntah, diare, kejang perut,

                    kerusakan ginjal, serta hilang nafsu makan.
                    b.  Formalin

                          Formalin  merupakan  nama  dagang  untuk  senyawa  kimia  yang  bernama
                    formaldehid. Formalin merupakan formaldehida yang dicampur dengan air hingga kadar

                    40-50%.  Formalin  memiliki  kegunaan  sebagai  pengawet  mayat.  Namun,  oleh  oknum

                    yang tidak bertanggung jawab, formalin digunakan sebagai pengawet makanan. Tentu
                    saja hal ini dapat merugikan kesehatan.

                          Formalin  biasanya  digunakan  untuk  mengawetkan  tahu,  bakso  dan  makanan
                    lainnya.  Makanan  yang  ditambahkan  formalin  dapat  bertahan  hingga  beberapa  hari

                    bahkan  minggu. Tahu  yang tidak  menggunakan formalin  hanya tahan dalam 1-2 hari

                    saja,  kemudian  masam  dan  berlendir.  Akan  tetapi,  tahu  yang  ditambahakan  formalin
                    dapat bertahan hingga beberapa hari bahakan 1 bulan tanpa berlendir.


                    4.  Penyedap Makanan




                                                                                                   41
                                          Bahan ajar IPA Terpadu SMP/Mts Kelas VIII
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49