Page 35 - 02.a) Buku Induk PTO PKD
P. 35

C  Pembiayaan


                    Pembiayaan  adalah  semua  penerimaan  yang  perlu  dibayar  kembali  dan/atau
                    pengeluaran  yang  akan  diterima  kembali,  baik  pada  tahun  anggaran  yang
                    bersangkutan maupun pada tahun anggaran berikutnya.

                    Pembiayaan Desa terdiri atas kelompok:

                    1.  Penerimaan pembiayaan


                        Penerimaan pembiayan terdiri atas
                        a.  SiLPA tahun sebelumnya
                            Sisa  Lebih  Perhitungan  Anggaran  yang  selanjutnya  disebut  SiLPA  adalah
                            selisih  lebih  realisasi  penerimaan  dan  pengeluaran  anggaran  selama  satu
                            periode anggaran.


                            SiLPA paling sedikit meliputi:
                           1)  Pelampauan penerimaan pendapatan terhadap belanja;

                           2)  Penghematan belanja, dan
                           3)  Sisa dana kegiatan yang belum selesai atau lanjutan.

                        b.  Pencairan dana cadangan
                            Untuk menganggarkan kebutuhan dana cadangan yang selanjutnya dicatatkan
                            dalam penerimaan pembiayaan dalam APB Desa.


                        c.  Hasil  penjualan kekayaan Desa yang dipisahkan kecuali tanah dan bangunan
                            Hasil  penjualan  kekayaan  Desa  yang  dipisahkan  sebagaimana  dimaksud
                            pada ayat (1) huruf c dicatat dalam penerimaan pembiayaan hasil penjualan
                            kekayaan Desa yang dipisahkan.




                    2.  Pengeluaran pembiayaan, terdiri atas


                        a.  Pembentukan dana cadangan
                            Dilakukan untuk mendanai kegiatan yang penyediaan dananya tidak dapat
                            sekaligus  dibebankan  dalam  1  (satu)  tahun  anggaran.Pembentukan  dana
                            cadangan ditetapkan dengan peraturan Desa yang paling sedikit memuat
                           1)  penetapan tujuan pembentukan dana cadangan;

                           2)  program dan kegiatan yang akan dibiayai dari dana cadangan;

                           3)  besaran dan rincian tahunan dana cadangan yang harus dianggarkan;
                           4)  sumber dana cadangan; dan
                           5)  tahun anggaran pelaksanaan dana cadangan.






                                                                                                         25
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40