Page 36 - 02.a) Buku Induk PTO PKD
P. 36

Buku Induk Petunjuk Teknis Operasional Pengelolaan Keuangan Desa




                            Pembentukan  dana  cadangan  dapat  bersumber  dari  penyisihan  atas
                            penerimaan  Desa,  kecuali  dari  penerimaan  yang  penggunaannya  telah
                            ditentukan  secara  khusus  berdasarkan  peraturan  perundang-undangan.

                            Penganggaran  dana  cadangan  tidak  melebihi    tahun  akhir  masa  jabatan
                            kepala Desa.

                        b.  Penyertaan modal.

                            Digunakan  untuk  menganggarkan  kekayaan  pemerintah  Desa  yang
                            diinvestasikan dalam BUM Desa guna meningkatkan pendapatan Desa atau
                            pelayanan kepada masyarakat.

                            Penyertaan modal pada BUM Desa harus melalui proses analisis kelayakan

                            usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

                            Peraturan Bupati/Wali Kota mengenai pengelolaan keuangan Desa mengatur
                            mengenai tata cara penyertaan modal, antara lain:

                            1)  Modal yang dapat disertakan

                               a.  berasal  dari  APB  Desa,  setelah  memperhitungkan  terpenuhinya
                                   penganggaran untuk kebutuhan pelayanan dasar masyarakat;
                               b.  alokasi khusus dari APB Desa yang bersumber dari bantuan keuangan
                                   bersifat khusus; dan

                               c.  alokasi  anggaran  dari  APB  Desa  yang  disisihkan  secara  khusus
                                   berdasarkan     peraturan     perundang-undangan       dengan     tetap
                                   berpedoman pada analisa kelayakan.


                            2)  Analisa Kelayakan Penyertaan Modal
                               a.  Penyertaan Modal Awal (Pembentukan)

                                  ġ   adanya legalitas pendirian BUM Desa;
                                  ġ   hasil analisis kelayakan usaha;

                                  ġ   adanya AD/ART; dan
                                  ġ   dokumen pengajuan penyertaan modal Desa.


                               b.  Penyertaan Modal tambahan

                                  ġ   usaha  BUM  Desa  menunjukan  perkembangan  yang  baik,  dilihat
                                      dari grafik produksi dan pemasaran;

                                  ġ   usaha BUM Desa menunjukan penguatan ekonomi masyarakat dan
                                      pelayanan kepada masyarakat;

                                  ġ   tidak ada konflik kepengurusan dan permasalahan hukum; dan
                                  ġ   adanya hasil analisis kelayakan usaha.





               26
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41