Page 13 - MODUL KELAS 6 TEMA 2
P. 13

Ayo Belajar                                        3.3 dan 4.3 IPA



                     Sekarang ayo kita belajar tentang tumbuhan dan habitatnya. Tumbuhan melakukan
                 adaptasi untuk mempertahankan hidupnya. Adaptasi merupakan ciri-ciri khusus yang dimiliki
                 tanaman atau tumbuhan untuk hidup pada tempat maupun daerah tertentu. Berdasarkan
                 habitatnya, tumbuhan dibedakan menjadi berikut.

                 1.  Xerofit
                         Tumbuhan xerofit adalah tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan
                     atau daerah yang kering. Misalnya kaktus, lili gurun, pohon kurma, lidah buaya, setawar,
                     dan sensivera. Ciri-ciri tumbuhan xerofit antara lain sebagai berikut.
                     a.  Daunnya tebal, sempit, kadang-kadang berubah bentuk menjadi bentuk duri,sisik
                         atau bahkan tidak mempunyai daun, dengan demikian penguapan melaluidaun
                         menjadi sangat sedikit.
                     b.  Seluruh permukaan tubuhnya termasuk bagian daun tertutup oleh lapisan kutikula
                         atau lapisan lilin yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang
                         terlalu besar.
                     c.  Batangnya tebal mempunyai jaringan spons untuk menyimpan air.
                     d.  Akar panjang sehingga mempunyai jangkauan yang luas.
                 2.  Hidrofit
                         Hidrofit  merupakan  tumbuhan  yang  hidupnya  berada  di  dalam  air. Adaptasi
                     strukturalnya terkait dengan kandungan air yang tinggi dan kekurangan ketersediaan
                     oksigen. Contoh tumbuhan yang termasuk hidrofit adalah eceng gondok, kiambang,
                     teratai, kangkung, dan tumbuhan bakau. Ciri-ciri tumbuhan hidrofit antara lain sebagai
                     berikut.
                     a.  Tumbuhan air yang terapung di atas air mempunyai rongga antarsel yang berisi udara
                         untuk memudahkan mengapung di air, daun lebar, dan tangkai daun menggembung
                         berisi udara. Contoh: eceng gondok dan kiambang.
                     b.  Tumbuhan air yang terendam di dalam air mempunyai dinding sel yang kuat dan
                         tebal untuk mengurangi osmosis ke dalam sel. Contoh: Hidrila dan vallisneria.
                     c.  Tumbuhan yang sebagian tubuhnya di atas permukaan air dan akarnya tertanam
                         di dasar air, mempunyai rongga udara dalam batang atau tangkai daun, sehingga
                         tidak tenggelam dalam air dan daun muncul ke permukaan air. Contoh: teratai,
                         kangkung.
                     d.  Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut, mempunyai perakaran yang lebat,
                         dan kuat sehingga tidak roboh bila terkena ombak. Contoh: tumbuhan bakau.
                 3.  Higrofit
                         Tumbuhan higrofit adalah tumbuhan yang hidup di daerah yang lembap. Contohnya
                     tumbuhan paku, tumbuhan kemunting, tumbuhan lumut, daun ungu, dan dedalu. Ciri-ciri
                     tumbuhan higrofit antara lain sebagai berikut.
                     a.  Mempunyai daun yang tipis dan lebar.
                     b.  Permukaan daun mempunyai banyak mulut daun atau stomata, sehingga dapat
                         mempercepat proses penguapan.








                                      Tematik 6 Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan                     13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18