Page 59 - MODUL KELAS 6 TEMA 2
P. 59

Sayuti Melik, Pahlawan Indonesia
                     Sayuti Melik adalah salah satu pahlawan yang berjasa dalam
                 menyusun teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Beliau adalah
                 orang yang berjasa mengetik naskah proklamasi kemerdekaan yang
                 ditandatangani dan dibaca oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta. Sayuti
                 Melik  memiliki  nama  Mohammad  Ibnu  Sayuti.  Beliau  dilahirkan
                 di  Sleman,  tanggal  22  November  1908.  Orang  tuanya  bernama
                 Abdul Mu’in atau Partoprawito dan Sumilah. Sayuti Melik memulai
                 pendidikannya di Sekolah Ongko Loro (SD) di Srowolan Solo hanya sampai kelas 4 dan
                 kemudian dilanjutkan di Yogyakarta. Sejak masih muda beliau merupakan penulis yang
                 mampu membuat Belanda merasa terganggu.
                     Kisah hidup Sayuti melik juga diwarnai dengan penahanan berkali-kali oleh Belanda.
                 Beliau juga pernah dibuang di Boven Digul (1927–1933). Selama satu tahun beliau juga
                 pernah ditawan dan dipenjara di Singapura. Pada tahun 1937 beliau pulang ke Jakarta
                 namun dimasukkan ke sel di Gang Tengah hingga tahun 1938.
                     Sayuti  melik  merupakan  orang  yang  sangat  mendukung  segera  diproklamasikan
                 kemerdekaan Indonesia. Sayuti Melik dan Sukarni menjadi saksi dan membantu Ir. Soekarno
                 dan Moh. Hatta dalam merumuskan proklamasi. Atas usul Sayuti Melik juga proklamasi
                 ditandatangani oleh Bung Karno dan Bung Hatta atas nama Bangsa Indonesia.
                     Karier politik Sayuti Melik makin berkembang. Beliau pernah menjabat sebagai anggota
                 Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Pada masa Orde Baru karier politik Sayuti Melik
                 berkembang menjadi DPR pada tahun 1971 hingga tahun 1977. Beliau meninggal pada
                 tanggal 27 Februari 1989. Penghargaan yang beliau dapat adalah Bintang Mahaputra (1961)
                 dan Bintang Mahaputra Adiprana pada tahun 1973.
                       Ayo Berdiskusi                                       3.4 dan 4.4 IPS


                 Proklamasi kemerdekaan memberikan pengaruh yang besar bagi rakyat Indonesia. Pengaruh
                 tersebut tidak hanya pada kehidupan politik, namun juga sosial dan ekonomi.
                 Diskusikan bersama dengan temanmu tentang pengaruh kemerdekaan dalam bidang
                 berikut!
                  Pendidikan


                  Sosial


                  Ekonomi


                       Ayo Memahami                          3.4 dan 4.4 Bahasa Indonesia


                     Amatilah  kata-kata  yang  ada  pada  bacaan  “Sayuti  Melik,  Pahlawan  Indonesia”?
                 Apakah kata-kata yang digunakan termasuk kata baku? Tahukah kamu yang dimaksud kata
                 baku?
                 Perhatikan kata berikut!
                   aktif   efektif  praktek november     negeri      obyek      poto

                  jadwal   apotik   cuman       bis      nasehat     daftar    biosfir
                 Lingkarilah kata yang termasuk kata baku!




                                      Tematik 6 Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan                     59
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64