Page 61 - MODUL KELAS 6 TEMA 2
P. 61

menarik jangkrik betina dan tanda penolakan untuk jangkrik
                 jantan yang lain. Suara jangkrik ini akan makin keras atau
                 kencang dengan naiknya suhu di sekitar.
                     Jangkrik dapat ditemukan hampir setiap jenis lingkungan,
                 dari padang rumput, hutan, dan rawa-rawa. Jangkrik aktif di
                 malam hari. Jangkrik adalah hewan pemakan tumbuhan dan
                 hewan lainnya, memakan bahan organik termasuk bahan tanaman membusuk, jamur,
                 dan beberapa tanaman bibit. Jangkrik memiliki manfaat bagi kesehatan manusia, yaitu
                 untuk menambah stamina, menyediakan protein tinggi yang dibutuhkan tubuh, mencegah
                 penyempitan pembuluh darah, baik pertumbuhan dan perkembangan anak. Kandungan
                 nutrisi pada jangkrik juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, industri farmasi,
                 dan kosmetik. Akan tetapi, manfaat-manfaat ini masih perlu dikaji dengan baik.
                     Seledri tumbuh pada dataran rendah sampai tinggi, dan
                 optimal pada ketinggian tempat 1.000–1.200 m dpl, suhu udara
                 15–240°C.  Seledri memiliki akar tunggang. Batang seledri tidak
                 berkayu dan berwarna hijau. Daun seledri majemuk menyirip
                 ganjil berwarna hijau keputih-putihan. Bunga majemuk berbentuk
                 payung, berwarna putih dan tumbuh di pucuk tanaman tua.
                     Seledri adalah tumbuhan serbaguna, terutama sebagai
                 sayuran dan obat-obatan. Sebagai sayuran, daun, tangkai daun, dan umbi sebagai campuran
                 sup. Seledri (terutama buahnya) dapat digunakan sebagai bahan obat, misalnya sebagai
                 peluruh, anti reumatik, serta pembangkit nafsu makan (karminativa).
                     Berikut beberapa manfaat lain hewan bagi kehidupan manusia dan lingkungan.
                 1.  Penghasil Bahan Pangan
                         Hewan dapat menghasikan bahan makanan berupa daging, telur, dan susu. Daging
                     dan susu tersebut di antaranya diperoleh dari hewan seperti sapi dan kerbau, sementara
                     telur berasal dari ayam, bebek, dan lain-lain.
                 2.  Penghasil Bahan Sandang
                         Beberapa bahan sandang berasal dari hewan, misalnya kain sutra. Kain tersebut
                     berasal dari serat kepompong ulat sutra dan wol yang berasal dari rambut domba. Selain
                     itu, dalam pembuatan bahan sandang juga bisa memanfaatkan kulit hewan seperti sapi
                     dan kerbau dalam pembuatan jaket.
                 3.  Penghasil Bahan Kerajinan
                         Bagian-bagian tubuh hewan dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan. Kulit
                     sapi dan kerbau tidak hanya digunakan sebagai bahan pembuatan jaket, tetapi bisa
                     juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan wayang kulit. Selain itu, penghasil bahan
                     kerajinan yang lainnya, yaitu terdapat pada bulu angsa yang dimanfaatkan untuk
                     membuat kok.
                 4.  Penghasil Pupuk Organik
                         Kotoran berbagai jenis hewan, seperti sapi dan kambing dapat digunakan sebagai
                     bahan pembuatan pupuk. Pupuk jenis ini merupakan pupuk organik yang baik dan tidak
                     membahayakan bagi lingkungan (ramah lingkungan).

                 5.  Penghasil Tenaga
                         Beberapa  jenis  hewan  dapat  dimanfaatkan  tenaganya.  Seperti  gajah  yang
                     dimanfaatkan tenaganya untuk mengangkut kayu, kuda dimanfaatkan untuk menarik
                     delman, serta kerbau dimanfaatkan untuk membajak sawah.




                                      Tematik 6 Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan                     61
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66