Page 38 - MODUL KELAS 4 TEMA 5
P. 38

Di samping VOC, masih ada Kerajaan Banten di bawah
                 Sultan Ageng Tirtayasa yang tidak berada di bawah kekuasaan
                 Mataram. Langkah pertama untuk menyatukan seluruh Jawa
                 adalah mengadakan sejumlah penaklukan di daerah Jawa
                 Timur.
                     Serangan pertama dilakukan lewat laut dengan mengirim
                 50 kapal pada tahun 1628. Pasukan Mataram menyerang
                 benteng Belanda dengan persenjataan tombak dan pedang.
                 Untuk membendung serangan hebat itu, VOC mengerahkan
                 2.866 serdadu. Dalam pertempuran yang berlangsung siang
                 dan malam itu, Belanda dengan meriam-meriamnya berhasil
                 menghalau pasukan Mataram. Setahun berikutnya, serangan
                 kedua  dilancarkan  lewat  darat.  Dalam  penyerbuan  ini,  pasukan  Mataram  mendapat
                 perbekalan lebih baik. Pasukan-pasukan berkuda dilengkapi dengan gajah-gajah yang
                 mengangkut meriam dan gudang-gudang makanan didirikan di Tegal dan Cirebon
                     Pasukan Mataram berhasil merebut Benteng Hollandia tetapi pasukan Sultan Agung
                 tidak berhasil mempertahankan benteng itu karena bahaya kelaparan yang melanda.
                 Sejak kegagalan itu Sultan Agung tidak lagi mengadakan inisiatif penyerbuan ke Batavia.
                 Namun, raja itu tetap tidak mau berdamai dengan Belanda. la menutup kota-kota pelabuhan di
                 sepanjang pantai utara Jawa, Pelabuhan Jepara menjadi satu-satunya bandar yang terbuka
                 bagi dunia dalam perdagangan beras. Penutupan kota-kota pelabuhan, seperti Surabaya,
                 Tuban, dan Gresik menjadikan kerajaan Mataram meninggalkan sifat "agromaritim" (hidup
                 dari hasil pertanian dan perdagangan lewat laut). Kerajaan itu menjadi kerajaan pedalaman
                 yang hidup dari pertanian. Mataram menjadi terpencil karena tidak ada relasi dengan
                 kekuatan-kekuatan lain, selain dengan Belanda.
                     Sampai wafatnya pada tahun 1645, Sultan Agung tetap tidak mau berdamai dengan VOC
                 meskipun ada tawaran untuk itu. Penggantinya, Sunan Mangkurat I sepeninggal ayahnya
                 segera mengadakan perdamaian dengan Kompeni yang menjadikannya bulan-bulanan
                 politik divide.ei impera ("adu domba"= membagi dan menguasai) Belanda.

                         Ayo Menulis                         3.7 dan 4.7 Bahasa Indonesia

                 Bacalah teks tentang Sultan Agung kembali, lalu tuliskan infomasi yang kamu ketahui dan
                 yang ingin kamu ketahui! Tuliskan pada tabel berikut!
                   Apa yang kamu ketahui tentang Sultan         Apa yang ingin kamu ketahui lebih
                                   Agung?                          lanjut tentang Sultan Agung?












                    Kerjakan di Rumah                                       3.5 dan 4.5 IPA


                 Bacalah teks biografi salah satu Raja yang membela tanah air di Indonesia! Temukan teks
                 informasi dari teks bacaan? Mintalah bantuan orang tuamu!




                38                               Tematik 4 Tema 5 Pahlawanku
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43