Page 39 - MODUL KELAS 4 TEMA 5
P. 39

Pembelajaran            4



                        Ayo Membaca                          3.8 dan 4.8 Bahasa Indonesia


                 Bacalah teks berikut dengan cermat!
                                                   Kapitan Pattimura



















                     Kapitan Pattimura merupakan Pahlawan Nasional dari Maluku. Kapitan Pattimura
                 bernama asli Thomas Matulessy ini, lahir di negeri Haria, Saparua, Maluku pada tahun
                 1783. Perlawanannya terhadap penjajahan Belanda pada tahun 1817 sempat merebut
                 benteng Belanda di Saparua selama 3 bulan setelah sebelumnya melumpuhkan semua
                 tentara Belanda di benteng tersebut, tetapi beliau akhirnya tertangkap. Pengadilan kolonial
                 Belanda akhirnya menjatuhkan hukuman gantung padanya. Eksekusi dilakukan pada tanggal
                 16 Desember 1817.
                 Perlawanan  sejati  ditunjukan  oleh  pahlawan  ini  dengan  keteguhannya  yang  tak  mau
                 kompromi dengan Belanda. Beberapa kali bujukan pemerintah Belanda agar beliau bersedia
                 bekerja sama tidak pernah menggodanya. Beliau memilih gugur sebagai Putra Kesuma
                 Bangsa daripada hidup bebas sebagai penghianat.
                     Dalam  sejarah  pendudukan  bangsa-bangsa  Eropa  di  Nusantara,  banyak  wilayah
                 Indonesia yang pernah dikuasai oleh dua negara kolonial secara bergantian. Terkadang
                 perpindahtanganan penguasaan dari satu negara ke negara lainnya itu kadang secara
                 resmi dilakukan, tanpa perebutan. Demikianlah wilayah Maluku, daerah ini pernah dikuasai
                 oleh bangsa Belanda kemudian diganti oleh bangsa Inggris dan kembali lagi oleh bangsa
                 Belanda.
                     Thomas Matulessy sendiri pernah mengalami pergantian penguasaan itu. Pada tahun
                 1798, wilayah Maluku yang sebelumnya dikuasai oleh Belanda berganti dikuasai oleh
                 pasukan Inggris. Ketika pemerintahan Inggris berlangsung, Thomas Matulessy sempat
                 masuk dinas militer Inggris dan terakhir berpangkat Sersan.
                     Namun, setelah 18 tahun pemerintahan Inggris di Maluku, tepatnya pada tahun 1816,
                 Belanda kembali lagi berkuasa. Begitu Pemerintahan Belanda kembali berkuasa, rakyat
                 Maluku langsung mengalami penderitaan. Berbagai bentuk tekanan sering terjadi seperti
                 Kerja Rodi, pemaksaan penyerahan hasil pertanian, dan lain sebagainya. Karena tidak
                 tahan menerima tekanan-tekanan tersebut, akhirnya rakyat pun sepakat untuk mengadakan
                 perlawanan untuk membebaskan diri. Perlawanan yang awalnya terjadi di Saparua itu dengan
                 cepat merembet ke daerah lainnya di seluruh Maluku.
                     Di Saparua Thomas Matulessy dipilih oleh rakyat untuk memimpin perlawanan. Untuk itu
                 ia pun dinobatkan bergelar Kapitan Pattimura. Pada tanggal 16 Mei 1817, suatu pertempuran




                                             Tematik 4 Tema 5 Pahlawanku                             39
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44