Page 40 - MODUL KELAS 4 TEMA 5
P. 40
yang luar biasa terjadi. Rakyat Saparua di bawah kepemimpinan Kapitan Pattimura tersebut
sudah berhasil merebut Benteng Duurstede. Tentara Belanda yang ada dalam benteng itu
semuanya tewas, termasuk Residen Van den Berg. Pasukan Belanda yang dikirim kemudian
untuk merebut kembali benteng itu juga dihancurkan pasukan Kapitan Pattimura. Alhasil,
selama tiga bulan benteng tersebut berhasil dikuasai pasukan Kapitan Pattimura. Namun,
Belanda tidak mau menyerahkan begitu saja benteng itu. Belanda kemudian melakukan
operasi besar-besaran dengan mengerahkan pasukan yang lebih banyak dilengkapi dengan
persenjataan yang lebih modern. Pasukan Pattimura akhirnya kewalahan dan terpukul
mundur.
Di sebuah rumah di Siri Sori, Kapitan Pattimura berhasil ditangkap pasukan Belanda.
Bersama beberapa anggota pasukannya, dia dibawa ke Ambon. Di sana beberapa kali dia
dibujuk agar bersedia bekerja sama dengan pemerintah Belanda, tetapi selalu ditolaknya.
Akhirnya dia diadili di Pengadilan kolonial Belanda dan hukuman gantung pun dijatuhkan
kepadanya.
Walaupun begitu, Belanda masih berharap Pattimura masih mau mengubah sikap
untuk bekerja sama dengan Belanda. Satu hari sebelum eksekusi dilaksanakan, Pattimura
masih terus dibujuk. namun, Pattimura menunjukan kesejatian perjuangannya dengan tetap
menolak bujukan itu. Di depan benteng Victoria, Ambon pada tanggal 16 Desember 1817,
eksekusi pun dilakukan. Sebelum eksekusi dilakukan, Pattimura sempat meninggalkan pesan
bahwa “Pattimura Tua boleh mati, tetapi suatu saat Pattimura Muda akan bangkit untuk
mengusir Belanda”. Kapitan Pattimura gugur sebagai pahlawan Nasional. Dari perjuangannya
dia meninggalkan pesan terwaris kepada pewaris bangsa ini agar sekali-kali jangan pernah
menjual kehormatan diri, keluarga, terutama bangsa dan negara ini.
Ayo Menulis 4.8 dan 4.8 Bahasa Indonesia
Apa informasi yang kamu peroleh tentang Sultan Pattimura dari teks tersebut? Tuliskan
pada kolom berikut!
Ayo Memahami 3.1 dan 4.1 PPKn
Pattimura rela mengorbankan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara. Beliau telah
bertindak adil terhadap bangsa dan negara. Beliau juga melawan penjajahan dan kekejaman
Belanda untuk mendapatkan keadilan bagi kemerdekaan bangsanya. Nilai perjuangan
Pattimura tercermin dalam sila kelima Pancasila. Tahukah kamu apa saja sikap-sikap yang
mencerminkan nilai sila kelima dalam kehidupan sehari-hari?
Berikut sikap yang mencerminkan sila kelima Pancasila.
1. Menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan gotong royong.
2. Peduli terhadap penderitaan yang dialami orang lain.
3. Tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan pihak umum.
4. Suka melakukan perbuatan dalam rangka mewujudkan kemajuan dan keadilan sosial.
5. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan
suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
6. Menjaga keseimbangan antara hak dengan kewajiban.
7. Menghormati hak-hak orang lain.
8. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
9. Tidak bersifat boros dan suka bekerja keras .
10. Tidak bergaya hidup mewah.
11. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
40 Tematik 4 Tema 5 Pahlawanku

