Page 60 - MODUL KELAS 4 TEMA 4
P. 60

baik. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk menemukan karakter utama
                         diceritakan lucu, unik, atau bahkan tersiksa.
                     b.   Lawan yang menonjol (biasanya antagonis)
                         Karakter antagonis selalu berlawanan dengan protagonis. Secara umum, antagonis
                         ditampilkan sebagai tokoh “hitam”, yang berarti kejahatan.
                     c.   Tokoh pendamping (tritagonis). Tritagonis merupakan pemain pembantu.
                         Berikut cara menunjukkan penokohan karakter, yaitu sebagai berikut.
                     a.   Sosok karakter langsung dikenali pembaca karena telah dijelaskan oleh penulis.
                     b.   Secara  tidak  langsung  karakter  yang  dikenali  setelah  membaca/menyaksikan
                         karakter, sehingga menarik kesimpulan sendiri berdasarkan dialog, latar belakang
                         suasana, perilaku, penampilan, lingkungan, dan aktor-aktor lain.
                 4.   Alur
                         Sebuah urutan kejadian dalam cerita rakyat disebut alur. Biasanya cerita rakyat meliputi
                     lima rangkaian alur, yaitu pengenalan (pembukaan), pengembangan, perselisihan (konflik),
                     kejadian sesudahnya (rekonsiliasi), dan tahap terakhir yaitu waktu penyelesaian. Secara
                     umum, alur dibagi menjadi tiga jenis, antara lain sebagai berikut.
                     a.   Alur maju.
                     b.   Alur mundur.
                     c.   Alur campuran.

                 5.   Sudut Pandang
                         Sudut pandang yaitu posisi penulis menempatkan dirinya dalam cerita, atau dengan
                     kata lain dari titik penulis melihat cerita. Sudut pandang peranan sangat penting untuk
                     kualitas cerita. Sudut pandang umumnya dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
                     a.   Sudut pandang orang pertama. Penulis bertindak sebagai orang pertama yang
                         menjadi karakter utama dan karakter tambahan dalam cerita.
                     b.   Sudut  pandang  orang  ketiga.  Penulis  berada  di  luar  cerita  dan  tidak  terlibat
                         secara langsung dalam cerita. Penulis menjelaskan karakter dalam cerita dengan
                         menyebutkan nama karakter atau orang ketiga yang dinyatakan dengan penyebutan
                         “dia dan mereka”.
                 6.   Amanat atau Pesan Moral
                         Amanat atau pesan moral merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita.
                     Sehingga pembaca mendapat pelajaran dari cerita.
                 7.   Majas (Gaya Bahasa)
                         Gaya bahasa merupakan dialog yang digunakan dalam dongeng tersebut.
                     Bacalah dongeng berikut!

                                             Asal Mula Terjadinya Burung Ruai
                          Konon, pada zaman dahulu terdapat sebuah kerajaan kecil, letaknya tidak jauh
                      dari Gunung Bawang yang berdampingan dengan Gunung Ruai. Tidak jauh dari
                      kedua gunung tersebut terdapatlah sebuah gua yang bernama Gua Batu. Di dalamnya
                      terdapat banyak aliran sungai kecil yang banyak ikannya. Gua tersebut dihuni oleh
                      seorang kakek yang sakti.
                          Pada suatu tempat, hiduplah seorang raja yang memerintah sebuah kerajaan
                      dengan tujuh orang putri. Putri ketujuh raja bernama si Bungsu mempunyai budi
                      pekerti yang baik, rajin, suka menolong, dan taat pada orang tua. Lain halnya dengan
                      keenam kakaknya yang mempunyai hati yang jahat, dengki, suka membantah orang
                      tua, dan malas bekerja.




                60                           Tematik 4 Tema 4 Berbagai Pekerjaan
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65