Page 60 - MATEMATIKA KELAS 4
P. 60

Symbol-simbol  tersebut pertama kali  dikembangkan  pada  abad  14 oleh  Ibnu  al-Banna
                   kemudian pada abad 15 dikembangkan oleh al-Qalasadi, al-Qalasadi memperkenalkan

                   symbol-simbol  matematika  dengan  menggunakan  karakter  dari  alphabet  Arab  [3].
                   Ia menggunakan wa yang berarti “dan” untuk penambahan (+), untuk pngurangan (-), al-
                   Qalasadi  menggunakan  illa  berarti  “kurang”.  Sedangkan  untuk  perkalian  (x),  ia

                   menggunakan  fi  yang  berarti  “kali”.  Simbol  ala  yang  berarti  ”bagi”  digunakan  untuk
                   pembegian (/).


               4.  Al-Khazin atau Abu Ja’far Al-Khazin


















                          Al-Khazin  atau  Abu  Ja‟far  Al-Khazin  Beliau  seorang  astronom  dan  ahli
                   matematika  Muslim  Persia  dari  Khurasan.  Dia  menguasai  bidang  astronomi  dan  teori
                   bilangan.  Beliau  merupakan  salah  satu  ilmuwan  yang  dibawa  ke  Istana  Rayy  oleh

                   penguasa  Dinasti  Buyid,  Adud  ad-Dawlah.  Sekitar  tahun  959  –  960  al-Khazin  diminta
                   oleh wazir dari Rayy, untuk mengukur arah miring ekliptika atau sudut di mana matahari

                   muncul  untuk  membuat  garis  khatulistiwa  bumi.  Dia  dikatakan  telah  membuat
                   pengukuran menggunakan cincin sekitar 4 meter.

               5.  Al-Karaji

                                                        Abu Bakar bin Muhammad bin Al Husain al-Karajī
                                                atau  al-Karkhī  (953  di  Karajatau  Karkh  –  1029)  adalah
                                                seorang matemati      kawan     muslim Persia abad ke-10

                                                dan insinyur.  Tiga  karya  utamanya  adalah Al-Badi’  fi’l-
                                                hisab (perhitungan  yang  indah), Al-Fakhri  fi’l-jabr  wa’l-

                                                muqabala (aljabar    yang     agung),    dan Al-Kafi   fi’l-
                                                hisab (perhitungan  yang  memadai).  Beliau  lahir  di
                                                Karajatau Karkh. Al-Karaji menulis tentang matematika dan

                                                teknik.  Beberapa  menganggap  dia  hanya  ulang  ide-ide
                                                orang  lain  ia  dipengaruhi  oleh  Diophantus  tetapi
                                                kebanyakan  menganggapnya  lebih  orisinil,  khususnya

                                                untuk membebaskan aljabar dari geometri.

                                                                                                     60
                 MTK K-13 Kelas 4 Semester 1
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64