Page 164 - uu ciptakarya Master
P. 164

Peraturan Perundang-undangan

               n.  Pekerja/Buruh memasuki usia pensiun; atau

               o.  Pekerja/Buruh meninggal dunia.
           (2)  Selain alasan Pemutusan Hubungan  Kerja sebagaimana
               dimaksud pada ayat (1), dapat ditetapkan alasan Pemutusan
               Hubungan Kerja lainnya dalam Perjanjian Kerja, Peraturan
               Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama sebagaimana
               dimaksud dalam Pasal 61 ayat (1).
           (3)  Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara Pemutusan
               Hubungan Kerja diatur dalam Peraturan Pemerintah.

           Pasal 154A
               Cukup jelas.

                                      Pasal 155
           (1)  Pemutusan hubungan kerja tanpa penetapan sebagaimana
               dimaksud dalam Pasal 151 ayat (3) batal demi hukum.
           (2)  Selama putusan  lembaga penyelesaian  perselisihan
               hubungan industrial belum ditetapkan, baik pengusaha
               maupun pekerja/buruh harus tetap melaksanakan
               segala kewajibannya.   25
           (3)  Pengusaha dapat melakukan  penyimpangan  terhadap
               ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) berupa
               tindakan skorsing kepada pekerja/buruh yang sedang
               dalam proses pemutusan hubungan  kerja dengan tetap
               wajib membayar upah beserta hak-hak lainnya yang biasa
               diterima pekerja/buruh.




           25   Ada 2 (dua) Putusan Mahkamah Konstitusi:
           1)  Putusan Mahkamah  Konstitusi Nomor  37/PUU-IX/2011  tanggal 19
             September 2011, menyatakan mengabulkan permohonan para Pemohon.
             Frasa ”belum ditetapkan” dalam Pasal 155 ayat (2) adalah bertentangan
             dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
             dan  tidak mempunyai  kekuatan  hukum  mengikat  sepanjang tidak
             dimaknai belum berkekuatan hukum tetap.
           2)  Putusan  Mahkamah  Konstitusi Nomor 99/PUU-XIV/2016 tanggal  7
             Februari 2017, menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima.


           Biro Hukum  Kemnaker R.I     154
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169