Page 9 - Dakwah Nabi Saw di Makkah1
P. 9

berjuang  keras  tanpa  mengenal  lelah,  meski  banyak  ejekan  dan  gangguan  yang  dijukan

                  kepadanya  dan  para  sahabatnya.  Dakwah  secara  sembunyi-sembunyi  ini  berahir  ketika

                  turunlah perintah untuk berdakwah secara terang-terangan. Firman Allah surat Al Hijr 94
                  yang memerintahkan berdakwah secara terang-terangan.

                                                                 ﴾۹۴ : رجحلا ﴿ َنْيِك ِ رْشُملا نَع  ْ ض ِ رْعَاو  ُ رمْؤُت امِب ْعَدْصاَف
                                                                                   ْ
                                                                                                َ
                                                                                              َ
                                                                                     ِ
                                                                                                    َ
                        Artinya  :  Maka  sampaikanlah  olehmu  secara  terang-terangan  segala  apa  yang
                  diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik

                        Setelah turun ayat ini, Nabi Muhammad Saw berdakwah secara terang-terangan ke

                  seluruh lapisan masyarakat, baik golongan bangSawan maupun budak serta negeri-negeri
                  lain  dilakukan  pertama  kali  di  Bukit  Shafa.  Ketika  itu,  pamannya,  Abu  Lahab  sangat

                  menentang keras dakwah Nabi. Peristiwa tersebut diabadikan dengan surat Al Lahab.
                        Selama 13 tahun di Makkah (610-622 M), Nabi Muhammad menerima wahyu dari

                  Allah  yang  turun  secara  berangsur-angsur.  Surat-surat  yang  diturunkan  selama  Nabi

                  Muhammad di Makkah dinamakan surat Makkiyah yang meliputi 89 surat dan 4.726 ayat.
                3.  Perhatian dan Prioritas Dakwah Nabi Muhhamad Saw.

                        Selama  Nabi  Muhammad  berdakwah  di  Makkah,  ada  masalah-masalah    yang
                    menjadi perhatian dan PRIORITAS yang ingin dicapai oleh Nabi Muhammad, masalah-

                    masalah berikut:

                    a.  Mengajarkan Ketauhidan
                        Tantangan dalam berdakwah Nabi Muhammad masa di Makkah adalah meluruskan

                    akidah masyarakat Arab Jahiliyyah, yang mana mereka memiliki kepercayaan berbagai
                    tuhan  (Polytheisme),  seperti  penyembahan  berhala,  penyembahan  bulan  dan  bintang,

                    penyembahan jin, ruh, dan arwah nenek moyang, dan ajaran yang tidak sesuai dengan

                    ajaran Islam.
                        Islam  datang  dengan  membawa  ajaran  tauhid,  penyembahan  hanya  kepada  Allah

                    yang Maha Esa, tak beranak dan tak diperanakkan. Begitu juga yang berkaitan dengan
                    kebudayaan. Kebudayaan Arab pra Islam sangat dipengaruhi oleh mitologi dan ajaran-

                    ajaran  sesat  lainnya,  sedang  Islam  membawa  peradaban  atau  kebudayaan  baru
                    berdasarkan petunjuk Allah dan Al-Qur’an.

                   b.  Kondisi Masyarakat Makkah yang Menyembah Berhala

                           Nabi  Muhammad  Saw  mendapat  tugas  mengajak  masyarakat  Makkah  untuk
                     menyembah Allah Saw, Tuhan yang Maha Esa. Ajakan Nabi Muhammad Saw








                 Sejarah Kebudayaan Islam MTs Kelas VII                                                26
   4   5   6   7   8   9   10   11