Page 6 - A310190247_Sopi Narollina_E-Modul
P. 6
Contoh 2:
Perdagangan dan Pelayaaran di Selat Malaka
Selat Malaka merupakan salah satu pelabuhan terkenal di Negara Indonesia.
Pelabuhan Malaka ini sering digunakan sebagai tempat persinggahan juga sebagai
dermaga dari berbagai pendatang seluruh dunia. Malaka adalah sebuah tempat
pertemuan para pedagang dari Negara Arab, Gujarat, Persia, Indonesia sera Cina.
Pedagang yang melalui Selat Malaka terus melakukan sebuah perjalanan
hingga menuju ke India. Ada juga yang bertujuan ke Teluk Persia, melalui Suriah
lewat laut tengah, serta ada juga beberapa yang menuju Laut Merah, melewati
negara Mesir hingga ke Laut Tengah. Setelah terjadi melintasi di wilayah Asia,
perjalanan kemudian dilanjutkan ke Eropa.
Di Malaka, sistem dari perdagangan Indonesia akan dihubungkan melalui jalur
barat dengan jalur yang akan membentang hingga ke India, Persia, Suriah, Afrika
Timur, Arab, dan juga Laut Tengah. Dari utara hingga ke Siam serta Pegu, dari
timur menuju Cina dan ada juga Jepang. Merupakan sistem perdagangan yang
cukup terbesar di dunia dan dua tempat dari pertukaran utama yang berada di
Gujarat, India barat laut serta di Malaka. Rempah-rempah dari Indonesia adalah
salah satu hasil yang paling berharga di dalam sistem dari perdagangan ini.
Sumber: https://dosenpintar.com/contoh-cerita-non-fiksi/
Nah, setelah kalian membaca cerita diatas kalian pasti sudah lebih mengetahui apa itu
cerita fiksi dan nonfiksi serta perbedaan kedua jenis cerita ini. Sekarang untuk menambah
pemahaman kalian lebih dalam lagi kita akan mempelajari lebih jauh apa itu cerita fiksi dan
nonfiksi. Pelajari dan cermatilah penjelasan di bawah ini!.
A. Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi
1. Unsur Intrinsik
a) Tema
Tema merupakan pokok bahasan utama dalam cerita atau jalan yang akan
menentukan jalannya cerita. misalnya, dari cerita kelinci putih yang mengambil
tema persabatan.
b) Latar atau Setting
Latar atau setting berisi mengenai dimana dan kapan kejadian dalam cerita
berlangsung. Latar bisa berupa latar tempat, latar waktu, latar suasana, dan latar
sosial.
c) Alur
Alur adalah rentetan kejadian yang terjadi di dalam cerita yang biasanya
mengikuti hukum sebab akubat. Alur cerita memiliki bebrapa macam, yaitu: alur
maju, alur mundur, dan alur maju mundur.
d) Penokohan atau Perwatakan

