Page 19 - Kumpulan cerita anak
P. 19

Rumah keduaku adalah sekolah, karena hampir sepertiga
           waktuku setiap hari dihabiskan di sana.
               Aku dan adik-adikku disekolahkan di sekolah bernuansa

           alam bernama Sekolah Alam Bogor (dari mulai TK A hingga
           saat ini, kelas enam). Sekolahku berbeda dari sekolah yang
           lain,  karena  di  sana  bangunan  kelas  tidak  memakai  semen
           melainkan  kayu  yang  dibentuk  menjadi  saung.  Kami  tidak

           memakai bangku, hanya duduk di antara papan kayu yang
           disusun seperti lantai, --lesehan istilahnya. Sekolah kami juga
           tidak mewajibkan memakai sepatu dan seragam, kecuali pada
           saat outbound dan pelajaran olahraga.

               Di  Sekolahku  ada  bank  sampah,  dimana  kita  bisa
           menabung sampah di sana. Sampah-sampah itu didaur ulang
           menjadi  benda yang  bermanfaat.  Hasil  dari  olahan  limbah
           sampahnya keren-keren lho… Di samping itu, ada juga program

           Khotmil  Qur’an  juz  30,  program  bisnis  day  dan  bisnis  expo
           (mengajari cara kita berbisnis, mulai dari menghitung modal
           sampai  menentukan  harga  jual,  sehingga  nanti  akan  tahu
           berapa untung atau ruginya). Dan yang paling menarik, adalah

           kewajiban magang selama seminggu, khusus untuk kelas 6.
               Aku magang di sebuah restoran yang cukup terkenal di
           kota Bogor. Di sana aku belajar menjadi pelayan dan penyaji
           makanan, dan sesekali menjadi kasir. Hasil dari pengalaman

           magang, kemudian dipresentasikan di hadapan teman, dan
           juga orang tua murid.
               Aku mulai suka menulis dari kelas 3 SD. Saat aku kelas
           4  aku  bergabung  dengan  klub  Sastra  Sekolah  Alam  Bogor




           14                   10 Naskah Terbaik Lomba Menulis Cerita Anak (LMCA) Tahun 2015
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24