Page 16 - Bahan Ajar Kearifan Kota Kendal
P. 16

Bahan Ajar

              Unsur-Unsur Cerita                                                   Riwayat Kaliwungu







                     Pada suatu hari, Empu Pakuwaja marah kepada putrinya, Raminten. Raminten mencintai Jaka Tuwuk,

           padahal Empu Pakuwaja sudah menjodohkan Jaka Tuwuk pada Surati. Ternyata Jaka Tuwuk juga mencintai
           Raminten, mereka saling mencintai. Empu Pakuwaja yang mengetahui hal tersebut sangat marah. Lalu dia

           mencari Raminten dengan maksud menghajarnya. Raminten yang paham akan watak keras ayahnya, segera

           melarikan diri. Dia mencari perlindungan, dan dia merasa orang yang bisa melindunginya hanyalah Sunan
           Katong. Karenanya diapun menghadap Sunan Katong dan meminta bantuan. Empu Pakuwaja yang gelap

           mata dan mengejar Raminten sangat marah mendengar ada orang yang melindungi putrinya. Diapun

           menghunus Keris Pusakanya dan segera menghujamkan ke dada orang yang melindungi putrinya. Ketika

           keris sudah menancap, Empu Pakuwaja baru menyadari bahwa orang yang ditusuknya adalah gurunya
           sendiri. Empu Pakuwaja jatuh tersungkur dan meminta maaf bersujud di hadapan sang guru.


                                                          Sunan Katong mencabut keris dari dadanya dan menancapkan keris tersebut
                                                          kepada Empu Pakuwaja. Keduanya gugur sampyuh. Dari luka Sunan Katong

                                                          mengalir darah berwarna biru, sedangkan dari luka Empu Pakuwaja mengalir

                                                          darah berwarna merah. Kedua aliran darah itu menyatu di Kali Sarean,
                                                          membuat warna air sungai berubah menjadi ungu. Demikianlah, daerah di

                                                          mana kedua tokoh itu gugur sampyuh dan darahnya menyatu kemudian

                                                          dikenal dengan nama “KALIWUNGU” (sungai yang airnya berwarna ungu).
                                                                                                                                                                                13

                                                                                                                         Riwayat Kaliwungu Versi 2
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20