Page 37 - IPS KLS 9 BUKU GURU
P. 37
b. Penilaian menggunakan acuan kriteria, yaitu penilaian yang
dilakukan dengan membandingkan capaian siswa dengan
kriteria kompetensi yang ditetapkan. Hasil penilaian baik yang
formatif maupun sumatif seorang siswa tidak dibandingkan
dengan skor siswa lainnya namun dibandingkan dengan
penguasaan kompetensi yang dipersyaratkan.
c. Penilaian dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Artinya
semua indikator diukur, kemudian hasilnya dianalisis untuk
menentukan kompetensi dasar (KD) yang telah dikuasai dan
yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan belajar siswa .
d. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut,
berupa program peningkatan kualitas pembelajaran, program
remedial bagi siswa yang pencapaian kompetensinya di bawah
KBM/KKM, dan program pengayaan bagi siswa yang telah
memenuhi KBM/KKM
e. Hasil penilaian juga digunakan sebagai umpan balik bagi orang
tua/wali siswa dalam rangka meningkatkan kompetensi siswa.
Beberapa karakteristik penilaian pembelajaran IPS adalah:
a. Penilaian pembelajaran IPS mengacu pada ketuntasan KD
Dalam pembelajaran IPS, ketuntasan penilaiannya dilakukan setelah
tercapainya satu bab. Penilaian yang seharusnya dapat dilakukan setiap
KD, dengan berdasarkan bab atau pun subbabnya.
b. Penilaian dikembangkan secara terpadu.
1) Pengembangan instrumen penilaian untuk
pembelajaran IPS secara terpadu mencakup aspek
afektif, kognitif dan skill/keterampilan. Berbagai jenis,
teknik dan bentuk penilaian yang variatif digunakan
agar diperoleh informasi pencapaian kompetensi
peserta didik yang objektif, dan komprehensif.
2) Menurut Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015,
pendekatan penilaian yang digunakan adalah penilaian
autentik. Penilaian autentik adalah bentuk penilaian
yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap,
menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang
diperoleh dari pembelajaran dalam melakukan tugas
pada situasi yang sesungguhnya.
3. Teknik dan Instrumen Penilaian
Ilmu Pengetahuan Sosial 2
5

