Page 60 - SENI BUDAYA KLS 9 - BUKU GURU
P. 60

smpyapiaparung ©®
   smpyapiaparung ©®


                            •  Terampil menyanyikan tanda seperti legatura (mengalun)
                                dan staccato (agak dihentak).
                            •  Membidik nada dengan baik, meskipun interval nadanya
                                begitu jauh dan begitu rumit untuk dibunyikan.
                            •   Jika    harus    menggunakan      vibrasi   harus    dapat
                                mengawasinya, agar tidak terkesan dibuat-buat dan
                                dipaksakan, karena mengganggu pada keutuhan nada.
                            •  Mampu untuk memberi perbedaan volume vokal sesuai
                                dengan karakter lagu yang ditampilkan saat itu, Karena
                                setiap lagu memiliki nuansa dan makna yang tidak sama.
                                Misalnya, nuansa tentang gembira, sedih, dan sakral.
                            •  Mampu mengelola register suara sendiri, yaitu pada
                                saat produksi suara dada dan produksi suara tengah
                                tidak mampu lagi menjangkau nada tinggi, dan harus
                                menggunakan “falsetto” (suara kepala), maka perpindahan
                                register tersebut harus berlangsung dengan indah dan
                                manis.
                     6.)  Pengetahuan menganalisis lagu berdasarkan strukturnya
                         (pembuka, isi dan penutup) dan berdasarkan harmonisasi,
                         karena lagu yang memiliki irama dan birama yang sama tidak
                         selalu dinyanyikan dengan cara yang sama pula.

                     7.)  Jika harus terpaksa memberikan tanda-tanda hiasan/dinamika
                         yang timbul dari aransemen lagu harus mampu memberi warna
                         yang sesuai dengan tuntutan aransemen yang dimaksud. Dengan
                         memahami hal-hal yang tadi, baik penyanyi atau penonton/
                         pendengar akan menikmati bagaimana indahnya, agungnya,
                         merdunya, manisnya, sebuah karya yang tadinya sangat
                         sederhana jika dilihat dari penulisnya.

                     h. Teknik Penjiwaan
                        Teknik penjiwaan adalah cara untuk menguasai teknik-teknik
                    bernyanyi, yaitu mengubah dinamika atau volume suara. Teknik
                    penjiwaan yang biasa dilakukan adalah dinamika atau perubahan
                    keras lembutnya suara sesuai dengan tanda-tanda atau perasaan.
                    Tanda dinamik terletak dalam struktur kalimat musik yang pada
                    umumnya terdiri dari dua bagian, yaitu bagian sebelum puncak yang
                    disertai dengan crescendo dan bagian sesudah puncak yang disertai
                    dengan decrescendo.







                                                                            Seni Budaya       49
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65