Page 6 - Edisi 146 November 2016 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 6

MENJADI wirausaha memang mudah.    hasil penelitian menunjukkan hanya sekitar   pengembangan usaha. Disatu sisi, seorang
        Ada keberanian membuat produk, me-  dua puluh persen (20%) wirausaha Indonesia   wirausaha harus menjadikan pelanggan
        wujudkan dalam produk nyata, menciptakan   yang mampu bertahan, bersaing dan   seperti raja yang diikuti kemauannya, tapi
        nilai tambah  atas produk, dan lain   berkembang melebihi masa kritis usaha   disisi lain juga harus dapat menjaga
        sebagainya, sudah cukup menjadikan kita   (sekitar empat tahun lebih). Kondisi ini   ketenteraman tim kerja. Menuruti semua
        seorang wirausaha. Namun demikian,   tentu memprihatinkan untuk                   keinginan pelanggan, akan dapat
        apakah cukup dengan memulai usaha   membangun Indonesia yang                      meningkatkan beban kerja dan
        tanpa berfikir keberlanjutannya, proses   lebih baik di masa yang akan            beban psychologis pekerja.
        pengenalan, pertumbuhan dan menjadi   datang,                                     Akibat selanjutnya perputaran
        pemenang dalam persaingan. Tanpa ini                                              karyawan menjadi sedemikian
        semua, usaha yang dijalankan seorang   MERK YANG KUAT                             cepat yang bisa berakibat pada
        wirausaha akan tergilas oleh zaman,   Merk yang kuat, di Indonesia                berkurangnya kesetabilan dalam
        tersungkur karena kalah persaingan dan   juga masih memprihatinkan.               usaha. Sebaliknya, jika tidak
        selanjutnya kebangkrutan tinggal menunggu   Hal ini ditunjang pula oleh           menuruti keinginan pelanggan,
        waktu.                              kurangnya kesadaran untuk      O  l  e  h  :  omset akan menurun dan
         Hal yang lebih sulit dalam berwirausaha   mengurus baik paten produk   Noor Shodiq Askandar  perusahaanpun akan mengalami
        justru pasca memulai sebuah usaha, seperti   maupun hak kekayaan   Wakil Rektor 2 Universitas   kerugian.
        bagaimana menjaga konsistensi usaha,   intelektual atas merk. Kondisi   Islam Malang  Memang bukan persoalan
        menguatkan brand yang menjadi salah   ini me ngakibatkan merk                     mudah untuk dapat mengelola
        satu ciri produk, menanamkan kesan baik   Indonesia rata-rata menjadi             usaha yang dapat berjangka
        pada benak customer, menjaga loyalitas   merk regional yang tidak teregistrasi dan   panjang, akan tetapi juga bukan tidak
        pelanggan, dan lain sebagainya.     sebagian kecil menjadi merk terdaftar   mungkin untuk dilakukan. Konsistensi usaha
                                            dengan usaha berskala nasional. Jika terus   diperlukan, agar usaha di Indonesia terus
        KONSISTENSI USAHA                   berlanjut, produk Indonesia akan sulit   berkembang, Begitu juga merk yang kuat
         Di Indonesia konsistensi sepertinya masih   bersaing dalam dunia global dan produk   diperlukan dalam persaingan yang semakin
        merupakan barang yang langka. Padahal   yang beredar sebagaian besar adalah   ketat. Merk bisa menjadi sebuah identitas
        ini yang sangat dibutuhkan dalam proses   produk lisesnsi dari perusahaan global.  usaha, bisa menggambarkan pencapaian
        usaha. Setiap usaha pasti harus dimulai   sedikit yang punya kemampuan bersaing   yang diinginkan dan merk juga bisa menjadi
        dari bagaimana mengenalkan produk pada   di level nasional maupun internasional.   simbul prestasi usaha yang telah diperoleh
        calon customer. Berbagai cara  dapat                                     sepanjang perjalanannnya. Semua ini dapat
        dilakukan, seperti membuat nama yang   LOYALITAS PELANGGAN               berjalan dengan baik, manakala seorang
        familiar,  nama  yang  aneh  di  telinga   Tidak kalah penting dalam mengembangkan   wirausaha juga bisa menjaga kesetiaan
        masyarakat, bahkan sampai pada nama   usaha adalah ketika seorang wirausaha   pelanggannya.
        yang ekstrim, seperti ceker maut, bakso   harus menjaga loyalitas pelanggan. Semakin   Semua bisa diraih melalui keyakinan
        matahari, sambal petir, dan lain sebagainya.   loyal pelanggan, kepastian akan terserapnya   yang tinggi, usaha keras dan cerdas, serta
        Jika nama yang dibuat mengena di    produk di pasar menjadi lebih besar dan   kepercayaan atas pertolongan Allah swt
        masyarakat, pelanggan akan datang dan   berkelanjutan. Dengan demikian, kepastian   untuk memberikan yang terbaik. Barang
        usahapun mengalami pertumbuhan sampai   usaha menjadi lebih terjamin.    siapa yang bertawakkal kepada Allah swt,
        pada titik puncak. Inilah yang disebut   Namun demikian, wirausaha harus mampu   maka Allah swt akan memenuhi segala
        kematangan dalam berusaha. Konsistensi   menyeimbangkan dua kepentingan agar   kebutuhannya. Bagaimana dengan anda?
        ini menjadi persoalan tersendiri, karena   sama  sama  dapat  berjalan  dalam   Wallahu a’lam bissowab. (*)

       6   Majalah Komunitas Sabilillah
           Edisi 146 / November 2016 / Thn: 07
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11