Page 12 - Edisi 102 Februari 2013 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 12

Renungan





            Peringatan Maulid Nabi Remas Sabilillah bersama Habib Muhammad bin Ahmad Al Habsyi

                Ingin Jadi Minyak Wangi



                       atau Minyak Goreng?





        PERINGATAN Maulid Nabi Muhammad    jalan kesesatan dan neraka.          wajah,  pangkat,  jabatan,  atau  titel  yang
      SAW yang kita lakukan setiap tahun meru-  Kita perlu bersyukur jadi umat Muhammad   mendampinginya. Tapi siapa yang paling baik
      pakan pengingat bagi kita semua. Tujuannya   SAW. Kita jadi mulia karena beliau mulia. Kita   akhlaqnya ia disukai Allah dan Rasulullah.
      agar kita semua selalu ingat dan selalu in-  termasuk umat yang mulia dibanding umat   Ini  bisa  diumpamakan  sebuah  minyak
      trospeksi atas semua perbuatan kita sehari-  yang lain hingga kita banyak diberi keistime-  wangi. Meski kecil tanpa merk, tapi harganya
      hari. Peringatan maulid ini juga dimaksudkan   waan oleh Allah karena kita termasuk umat   mahal bisa sampai Rp 50 ribu atau Rp 200 ribu.
      agar  di  setiap  perilaku,  perbuatan,  dan   Rasulullah SAW.            Namun sama-sama minyaknya, tapi minyak
      ucapan kita distandarkan pada seorang figur   Orang  yang  dekat  dengan  Rasulullah   goreng; harganya hanya Rp 10 ribu satu liter.
      yang sangat mulia, yakni Baginda Rasulullah   adalah  orang  yang  banyak  bershalawat   Itulah perumpamaan orang satu dengan
      Muhammad SAW.                        kepadanya dan orang yang selalu mencon-  yang lainnya. Yang menjadikan mahal dan
        Di setiap peringatan yang diselenggarakan   toh sifat, perbuatan, dan kesukaan baginda   tidak adalah dari akhlaqnya. Tak peduli ia
      di berbagai tempat itu selalu disampaikan   Rasulullah SAW. Salah satu contoh tauladan   hitam,  pendek,  atau  pesek,  asal  ia  baik
      perilaku, sifat, dan karakter penutup para nabi   yang belum semua bisa mencontoh adalah   akhlaknya ia mendapatkan derajat yang tinggi
      dan rasul tersebut. Tentu dikandung maksud   malu. Lebih-lebih zaman sekarang yang lebih   di sisi Allah SWT. Apalagi sudah tinggi, gan-
      agar kita selalu ingat dan selalu memben-  tidak punya malu adalah seorang perempuan   teng, putih, mancung, pinter, dan akhlaqnya
      tengi diri kita agar tidak terjerumus ke dalam   meski banyak juga laki-laki yang tak punya   baik, Insya Allah banyak yang mau.
      perilaku yang tidak terpuji dan kemaksiatan.  malu.                          Itulah makna yang terkandung dalam per-
        Tujuan Allah SWT menciptakan kehidupan   Kita lihat di media televisi, bahkan di jalan-  ingatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang
      dan kematian adalah untuk menguji manusia   jalan, mal-mal, kampung-kampung, banyak   berarti  peringatan  tidak  hanya  membaca
      siapa yang paling baik amalnya. Dan Allah   kita  saksikan    seorang  perempuan  yang   sholawat,  terbangan,  makan-makan,  dan
      menginginkan  hamba-Nya  menjadi  baik,   membuka aurat. Bahkan yang lebih ironis,   lain-lain. Tapi peringatan maulid harus dapat
      hingga Allah harus menakut – nakuti manusia   sekarang perempuan seperti tidak tabu lagi   menjadikan  perubahan  bagi  kita.  Baik  itu
      dengan neraka dan siksa. Menakut-nakuti itu   membuka aurat. Sampai-sampai ada ang-  perubahan perilaku, sifat, maupun perbuatan
      bukan karena benci, tapi karena sayang ke-  gapan  bahwa  orang  yang  paling  modern   kita sehari-hari agar menjadi lebih baik dari
      pada manusia agar manusia menjadi sholeh.   adalah siapa yang paling berani membuka   tahun ke tahun. Dengan begitu kita termasuk
        Seperti orang tua atau guru yang menakut-  aurat. Nauzubillah min dzaalik.   golongan orang – orang yang diakui sebagai
      nakuti kita dengan ancaman atau sanksi, ten-  Ini perlu perhatian kita semua. Rasulullah   umat Rasulullah SAW yang akan mendapat-
      tunya itu sebagai bentuk kasih sayang orang   SAW diutus Allah untuk memperbaiki akhlaq   kan syafaatnya di hari kiamat nanti. Amien. (*)
      tua atau guru agar kita selalu dalam kebaikan   manusia. Dan, sebaik-baik manusia adalah
      dan menjadi baik. Itu karena setan selalu ada   ia yang paling baik akhlaqnya.   (Disarikan dari Tausyiyah Habib Muham-
      di sisi kita dan siap menjerumuskan kita ke   Jadi ukuran manusia itu baik bukan dari    mad bin Ahmad al Habsy


        Sesaat tausiah maulid
       disampaikan oleh Habib
       Muhammad tampak para
      jamaah menyimak dengan
             khidmat.

























    12     Majalah Komunitas Sabilillah
           Edisi 102 / Februari 2013 / Thn: 06
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17