Page 7 - Edisi 102 Februari 2013 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 7

Minuril Islam

                                           Syarat





                                           Diterimanya Doa
                        O  l  e  h  :
                      M. Anas Basori


       RASULULLAH  shallallahu  ‘alaihi  wa   Keempat,  kekhusyukan  di  hadapan  lihat terkabulnya do’aku’, sehingga ia pun
     sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu  Allah.  Rasulullah  shallallahu  ‘alaihi  wa  tidak lagi berdo’a” (HR. Bukhari, Muslim,
     Maha Malu dan Maha Pemurah. Allah malu  sallam bersabda, “Ketahuilah bahwa Allah  Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah). Orang
     jika ada seseorang yang menengadahkan  tidak  akan  mengabulkan  do’a  dari    se-  yang tergesa-gesa dalam berdo’a kemu-
     kedua tangan kepada-Nya tapi kemudian  seorang yang lalai dan tidak serius” (HR.  dian meninggalkannya karena merasa tak
     menolaknya dengan tangan hampa” (HR.  Tirmidzi).  Seringkali  seseorang  berdo’a  juga dikabulkan do’anya bagaikan orang
     Abu  Dawud, Tirmidzi,  dan  Ibnu  Majah).  setelah  sholat  namun  tidak  merasakan  yang menanami ladangnya dengan me-
     Hadits tersebut menggambarkan bahwa  apa yang diucapkannya. Seorang tabi’in  nabur benih. Namun ketika benih itu mulai
     Allah  senantiasa  mengabulkan  do’a  pernah mengatakan, “Sungguh, aku tahu  tumbuh, ia mengatakan, “Agaknya benih-
     hamba-Nya yang memohon kepada-Nya.  kapan do’aku akan dikabulkan”. Mereka  benih ini tidak akan tumbuh”, dan kemudian
     Ada beberapa bentuk pengabulan do’a,  bertanya,  “Bagaimana  itu  bisa?”  Ia  me-  ia meninggalkannya begitu saja.
     yaitu dikabulkan di dunia, ditangguhkan  njawab, ”Jika hatiku telah khusyuk, kemu-  Dalam sebuah atsar disebutkan bahwa
     sampai hari kiamat, dan sebagai penangkal  dian badanku juga ikut khusyuk, dan aku  Allah bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril,
     kejelekan yang mungkin akan menimpa  pun mengalirkan air mata. Ketika itulah aku  apakah hamba-Ku berdo’a kepada-Ku?”
     seorang hamba 1. Akan tetapi, do’a akan  mengatakan do’aku ini akan dikabulkan”.  Jibril menjawab, “Ya”. Allah bertanya lagi,
     dikabulkan hanya jika syaratnya terpenuhi.  Imam Ahmad bin Hanbal berkata, “Tahukah  “Apakah ia menghiba kepada-Ku dalam
       Syarat-syarat tersebut adalah:      kalian  bagaimana  seharusnya  seorang  meminta?”  Jibril  menjawab,  “Ya”.  Maka
       Pertama, ikhlas. Ibnu Katsir mengatakan  muslim  berdo’a?”  Mereka  bertanya,  Allah berfirman, “Wahai Jibril, tangguhkan-
     bahwa setiap orang yang beribadah dan  “Bagaimanakah itu wahai Imam?” Beliau  lah (pengabulan) permintaan hamba-Ku,
     berdo’a hendaknya dengan ikhlas serta ti-  menjawab,  “Tahukah  kalian  bagaimana  sebab Aku suka mendengar suaranya”.

     dak menyamai orang-orang musyrik  dalam  seseorang  yang  berada  di  tengah  ge-  Keenam, hanya makan yang halal, ter-
     tata cara yang mereka lakukan.        lombang  lautan,  sementara  ia  hanya  masuk di dalamnya adalah menghasilkan
       Kedua, ittiba’ kepada Rasulullah shal-  memiliki sebatang kayu, dan ia pun akan  harta dari sesuatu yang halal. Rasulullah
     lallahu ‘alaihi wa sallam, termasuk dalam  tenggelam? Kemudian orang ini berdo’a  shallallahu  ‘alaihi  wa  sallam  bersabda,
     segala bentuk ibadah. Allah berfirman:   dengan me ngatakan, ‘Ya Rabbi, selamat-  “Sesungguhnya Allah itu baik, dan tidak
                                           kanlah aku! Ya Rabbi, selamatkanlah aku!’  akan  menerima  selain  yang  baik. Allah
                                           Maka  demikianlah  seharusnya  seorang  memerintah orang-orang mukmin seperti
                                           muslim  berdo’a  (kepada Allah)”.  Hal  ini  apa yang diperintahkan-Nya kepada para
                                           memperlihatkan bahwa sudah selayaknya  Rasul”  (HR.  Muslim,  Tirmidzi).  Dalam
                                           seorang  hamba  yakin  bahwa  tidak  ada  firman-Nya, Allah memerintahkan
                                           lagi  yang  mampu  menyelamatkannya
       Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Ra-  selain Rabbnya sehingga ia akan kembali
     sulullah itu suri teladan yang baik bagimu  kepada-Nya dalam keadaan apapun dan
     (yaitu) bagi orang yang mengharap (rah-  berdo’a  kepada-Nya  karena  rasa  mem-
     mat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat  butuhkan yang lahir dari kelemahan diri.
     dan dia banyak menyebut Allah.(QS. Al  Allah berfirman
     Ahzaab 21)                                                                   Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan
       Ketiga,  yakin  bahwa  do’anya  akan                                     yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang
     dikabulkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi                                 saleh. Sesungguhnya Aku Maha menge-
     wa  sallam  bersabda,  “Berdo’alah  kalian                                 tahui  apa  yang  kamu  kerjakan.  (QS. Al
     kepada Allah dalam keadaan yakin akan                                      Mu’minuun 51).
     terkabulnya do’a itu” (HR. Tirmidzi). Jika                                   Ketujuh, tidak berdo’a untuk sesuatu yang
     seorang  hamba  berdo’a  kepada Allah                                      berdosa. Dari Abu Said, Rasulullah shallallahu
     sementara ia tidak yakin Allah akan me-                                    ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seorang
     ngabulkan do’anya, maka itu adalah se-  Atau siapakah yang memperkenankan  muslim berdo’a dan tidak memohon sesuatu
     buah kesia-siaan. Umar Ibnul Khattab per-  (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia  yang berdosa atau pemutusan kerabat ke cuali
     nah mengatakan, “Aku tidak membebani  berdoa kepada-Nya, dan yang menghilang-  akan dikabulkan oleh Allah salah satu dari tiga:
     diriku dengan keinginan untuk terkabulnya  kan kesusahan dan yang menjadikan kamu  Akan dikabulkan do’anya, atau ditunda untuk
     do’a. Aku hanya ingin berharap agar tetap  (manusia) sebagai khalifah di bumi apakah  simpanan di akhirat, atau menghilangkan
     bisa berdo’a”. Allah berfirman        disamping Allah ada Tuhan (yang lain)?  daripadanya keburukan yang semisalnya” (HR.
                                           amat  sedikitlah  kamu  mengingati(Nya).  Ahmad 3/18. Imam Al-Mundziri mengatakan-
                                           (Qs. An Naml : 62)                   nya Jayyid (bagus) Targhib 2/478)7.
                                             Kelima,  tidak  isti’jal  (tergesa-gesa   Kedelapan, husnudzon (berbaik sangka)
                                           minta cepat terkabulnya do’a). Dari Abu  kepada Allah bahwa Dia akan mengabul-
                                           Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa  kan do’a kita. Kalaupun tak dikabulkan, itu
                                           sallam bersabda, “Akan dikabulkan do’a  karena hikmah yang Allah lebih mengeta-
                                           seseorang di antara kalian sepanjang ia  huinya. Dalam hadis Qudsi, Allah berfirman
       “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-  tidak tergesa-gesa. Ia berkata, ‘Aku telah  (yang artinya), “Aku bergantung prasangka
     perkenankan bagimu….” (QS. Mukmin:  60).  berdo’a dan berdo’a, namun aku tidak me-  hamba-Ku kepada-Ku” (HR Bukhari). (*)


                                                                                               Majalah Komunitas Sabilillah
                                                                                         Edisi 102 / Februari 2013 / Thn: 06  7
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12