Page 27 - E-MODUL_MEKANIKA_ANALITIK
P. 27

s FUNGSI MEKANIKA LAGRANGE s


                                                                  ′
                                                                                ′
                                                                       ′
                                          =   (   ,    , … . ,    ,    ,    , … . ,    ,   )
                                                   
                                                       
                                                                
                                                                                   
                                                                         
                                                                     
                                                         =   (  ,   ′,   )

                       Dengan  t  merupakan  derajat  kebebasannya.  Fungsi  Lagrange  akan  selalu
               berbentuk  seperti  persamaan  di  atas.  Persamaan  tersebut  nantinya  hanya  akan
               terpengaruh oleh arah gerak dari suatu benda. Misalkan ia bergerak dengan 2 arah, x
               dan y. Maka,nanti variabelnya menjadi    ,    .
                                                            1
                                                                2
                       Jadi, apabila kita tulis integral ya menjadi :


                                                    = ∫   (  ,   ′,   )      


                       Dimana integral dari S ini merupakan nilai stationer yang menentukan evolusi

               dari system mekannika yang disebut dengan “INTEGRAL AKSI”

                       Sehingga persamaan Euler-Lagrange dalam Mekanika Lagrange ini menjadi:


                                                                     
                                                           =
                                                                       ′


                   Dengan suku kiri ini
                   merupakan F (gaya umum)                                         Dengan suku kanan

                                                                                   merupakan p (momentum
                                                                                   umum)

                       Persamaan  ini  nantinya  yang  akan  banyak  digunakan  dalam  menyelesaikan

               permasalaham-permasalahan dalam bidang mekanika. Karena persamaan E-L diatas
               terdiri dari gaya umum dan momentum umum, maka tidak lain, persamaan ini secara
               fisis juga merupakan bentuk dari Hukum II Newton.

                       Kemudian kembali pada persamaan sebelumnya, dimana :

                                          Pesamaan  Aksi  ini,  memenuhi  persamaan  Hamilton,  dimana

               = ∫   (  ,   ′,   )         [ Jika benda dari titik 1 ke titik 2, benda tersebut akan mencari
                                          lintasan  yang  paling  minimal,agar  waktu  tempuh  benda

                                          tersebut singkat dan membutuhkan aksi yang minimal pula ].






                                                             25
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32