Page 6 - e-Modul GERAK ROTASI
P. 6

DINAMIKA ROTASI












                  Salah satu contoh
                    dinamika rotasi
                    yang sering kita
                       temui dalam
                  kehidupan sehari-
                 hari adalah gerakan
                    naik-turun pada
                        permainan
                    jungkat-jungkit.



                       Dinamika rotasi merupakan cabang dari mekanika rotasi yang mempelajari gerak
                   benda tanpa dengan melibatkan gaya,massa, dan faktor lain yang menyebabkan
                   benda    yang diamati bergerak.Dalam gerak rotasi terdapat besaran-besaran fisika
                   yang bekerja. Diantaranya torsi, momen inersia,dan momentum sudut. Selain itu,
                   pada gerak rotasi juga berlaku hukum-hukum fisika, diantaranya Hukum II
                   Newton,Hukum Kekekalan Momentum Sudut,dan Hukum Kekekalan Energi.



                                                                   Torsi atau momen gaya merupakan
                   A. TORSI                                    suatu besaran yang bekerja pada

                                                               sebuah benda yang awalnya diam
                                                               kemudian karena torsi tersebut benda
                                                               tersebut akan berotasi.


                                                                   Selain itu, benda     yang sedang
                                                               berotasi akan mengalami perubahan
                                                               kecepatan sudut jika      pada benda
                                                               tersebut diberi torsi.











                   1.1 Ilustrasi Komponen torsi dan rotasi
                                                               1.2
                                                               Contoh apabila terjadi kesetimbangan momen
                                                               gaya








                                                            6
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11