Page 102 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 102

Bab 2 Besaran-Besaran Gerak




                                                         
                           z adalah komponen vektor  r   dalam arah z;
                                                          2
                            2


                          Jika kita nyatakan dalam komponen-komponen vektor maka kita dapat
                          menulis vektor perpindahan sebagai berikut



                                     
                                                              ˆ
                                            ˆ
                                                            x
                                    r   ( i   y 2 ˆ j   z 2 ˆ ) k  ( i   y 1 ˆ j  z 1 ˆ ) k
                                          x
                                                             1
                                     21
                                           2
                                                                    ˆ
                                             ˆ
                                     x (  2    x 1  i )   y (  2    y 1  ˆ j )   z (  2    z 1  k )          (2.6)

                                   Perpindahan  adalah  besaran  vektor  sehingga  memiliki  panjang
                                                                                                     
                          dan arah. Arahnya sama dengan arah kita melihat dari ujung vektor  r   ke
                                                                                                      1
                                            
                          ujung  vektor  r .  Besar  perpindahan  benda,  yaitu  panjang  vektor
                                            2
                          perpindahan adalah

                                           r 
                                                                     2
                                                          2
                                    r     21  (x   x 1 )  (y   y 1 )  (z  z 1 )       (2.7)
                                                    2
                                     21
                                                               2
                                                                          2

                                   Selama bergerak dari posisi 1 ke posisi 2 bisa saja terjadi lintasan
                          yang ditempuh benda bukan garis lurus, tetapi berupa kurva melengkung.
                          Namun  perpindahan  benda  tetap  sama.  Perpindahan  tidak  dipengaruhi
                          oleh lintasan yang ditempuh dari posisi awal ke posisi akhir, tetapi hanya
                          bergantung pada vektor posisi awal dan vektor posisi akhir. Orang yang
                          berangkat dari terminal Leuwi Panjang di Bandung ke terminal Kampung
                          Rambutan  di  Jakarta  selalu  memiliki  perpindahan  yang  sama,  tidak
                          bergantung pada jalur yang ditempuh. Berangkat dari terminal Bandung
                          ke  terminal  Jakarta  bisa  melewati  jalur  tol,  atau  melewati  kabupaten
                          Purwakarta,  atau  melewati  Cipanas-Puncak,  atau  melewati  Sukabumi.
                          Tetapi, jalur manapun yang dilewati perpindahan tetap sama karena posisi
                          awal dan posisi akhir semuanya sama.

                                   Kalau kamu naik mobil dari Bandung ke Jakarta maka jarak yang
                          kamu  tempuh  sekitar  140  km.  Namun,  nilai  ini  bukan  perpindahan.
                          Perpindahan  adalah  panjang  garis  lurus  yang  mengubungkan
                          Bandung-Jakarta (lihat Gambar 2.4)




                                                             89
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107