Page 100 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 100

Bab 2 Besaran-Besaran Gerak




                                   
                                                       ˆ
                                              ˆ
                                   r  (  . 1  841i   . 6  091j  688k ˆ )   km


                                   Apa pentingnya memahami posisi? Hampir tidak ada teknologi
                          canggih di dunia ini yang tidak menggunakan konsep posisi. Peluncuran
                          roket,  pesawat  ruang  angkasa,  autopilot  pesawat  terbang,  peluncuran
                          peluru kendali, penentuan lokasi di permukaan bumi dengan peralatan
                          yang  bernama  GPS,  dan  pergerakan  robot  semuanya  melibatkan
                          perhitungan posisi. Bahkan gerakan cartridge printer yang kita gunakan
                          sehari-hari sehingga diperoleh cetakan yang sangat teliti juga melibatkan
                          pengontrolan  posisi. Dalam  ruang  kontrol navigasi  pesawat,  kapal  laut,
                          dan  kereta  api,  yang  diamati  adalah  posisi  masing-masing  mesin
                          transportasi tersebut.



                          2.2 Perpindahan


                                   Tidak  banyak  fenomena  fisis  yang  menarik  jika  benda  diam  di
                          tempatnya atau posisi benda tetap. Manusia banyak memanfaatkan sifat
                          gerak  benda.  Misalnya  gerakan  air  terjun  yang  dimanfaatkan  untuk
                          menghasilkan  tenaga  listrik,  gerakan  alat-alat  transportasi  untuk
                          memindahkan  manusia  dan  barang,  gerak  planet  mengitari  matahari,
                          gerak  partikel  udara  yang  menyebabkan  suara  dapat  merambat,  dan
                          sebagainya. Jadi, adanya perubahan posisi benda merupakan fenomena
                          yang penting bagi manusia. Perubahan posisi benda didefinsikian sebagai
                          perpindahan.

                                   Kita formulasikan perpindahan sebagai berikut. Misalkan sebuah
                                                                                        
                          benda mula-mula berada di titik A dengan vektor posisi  r . Beberapa saat
                                                                                         1
                                                                                                        
                          berikutnya, benda tersebut berada pada titik B dengan vektor posisi  r .
                                                                                                        2
                          Kita  mendefinisikan  perpindahan  benda  dari  titik  A  ke  titik  B  sebagai
                          berikut


                                            
                                    r   r  r                                               (2.4)
                                              1
                                          2
                                     21

                                                                                                
                                   Tampak dari Gambar 2.3 bahwa, vektor perpindahan  r             adalah
                                                                                               21
                          vektor yang pangkalnya berada di ujung vektor  r   dan kepalanya berada
                                                                               1
                          di ujung vektor  r .
                                             2


                                                             87
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105