Page 112 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 112
Bab 2 Besaran-Besaran Gerak
1
2
x x x 2 y y y 2 zz 1 z 2 d d 2 2 (2.11)
1
1
1
2
Dengan cara yang sama maka dari persamaan (2.10a) dan (2.10c) kita
peroleh
1
2
x x x y y y zz z d d 2 (2.12)
3
1
3
1
3
1
2 1 3
Dengan cara yang sama pula maka dari persamaan (2.10b) dan (2.10c) kita
peroleh
1
2
x x x y y y zz z d d 2 (2.13)
3
2
2
3
3
2
2 2 3
Persamaan (2.11) sampai (2.13) harus diselesaikan secara
serentak sehingga diperoleh satu set nilai x, y, dan z yang memenuhi
secara bersamaan tiga persamaan tersebut. Peralatan dalam GPS telah
dilengkapi dengan program yang dapat melakukan perhitungan. Karena
persamaan yang diselesaikan tidak terlalu rumit maka perhitungan pun
tidak terlalu lama sehingga alat GPS dapat mengelurakan data sangat
cepat. Akibatnya kita dapat menentukan lokasi GPS dengan segera.
2.3 Jarak Tempuh
Jarak tempuh adalah jarak sebenarnya yang ditempuh benda
ketika bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Dari Bandung ke Jakarta,
jarak tempuh kendaraan adalah 140 km kalau melalui jalan tol. Tetapi
kalau melalui Cianjur-Puncak atau Purwakarta atau Cianjur-Sukabumi
maka jarak tempuh lebih besar. Makin banyak tikungan yang dilewati
benda untuk beripindah dari satu titik ke titik lainnya maka jarak tempuh
akan makin banyak.
Perhatikan Gambar 2.12. Ada tiga lintasan yang dapat ditempuh
untuk berpindah dari Bandung ke Jakarta. Perpindahan yang dihasilkan
pada setiap lintasan yang diambil selalu sama karena garis lurus yang
mengubungkan Bandung-Jakarta selalu sama. Namun, jarak tempuh
lintasan (3) lebih besar daripada lintasan (2) dan lebih besar daripada
lintasan (1).
Menghitung jarak tempuh jauh lebih sulit daripada menghitung
perpindahan karena panjang tiap potongan lintasan yang ditempuh benda
harus diukur. Saat menghitung perpindahan kita tidak perlu mencatat
tiap saat gerakan benda atau tidak mempedulikan posisi benda selama
99

