Page 222 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 222

Bab 3 Gerak Dua Dimensi





                                              R   i sin  ˆ    ˆ j cos   
                                            
                                                      R 



                                              i  ˆ sin    ˆ j cos                        (3.69)


                          Dengan demikian, vektor percepatan tangensial memiliki bentuk



                                   
                                   a   R   i ˆ sin    ˆ j cos                         (3.70)
                                    T


                                   Di  samping  itu,  untuk  gerak  melingkar  apa  pun  selalu  ada
                          percepatan  ke  arah  pusat.  Percepatan  tersebut  dinamakan  percepatan
                          sentripetal.  Pada  saat  pembahasan  tentang  gaya  kita  akan  turunkan
                          percepatan tersebut. Besarnya percepatan sentripetal adalah




                                        v 2
                                   a 
                                    s
                                        R
                                                
                                              ( R ) 2
                                            
                                                R

                                              R 
                                                 2


                          Vektor  ke  arah  pusat  lingkaran  berlawanan  dengan  arah  vektor  posisi
                          (vektor jari-jari). Dengan demikian, vektor satuan ke arah pusat lintasan
                          adalah



                                     
                                                 
                                     r     i ˆ Rcos   ˆ R j sin 
                                        
                                     r             R
                                               cosi ˆ     ˆ j sin   


                          Dengan demikian, vektor percepatan ke arah pusat lintasan memenuhi


                                                            208
   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227