Page 592 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 592

Bab 8 Gravitasi





                                     2   , 6 (  67 10  11 )  2 (  10 30 )
                                   
                                        3 (  10 8 )   , 6 (  95 10 8 )
                                               2

                                           = 4,26  10  rad.
                                                       -6


                          Sudut pembelokan cahaya yang melintas sekitar permukaan bumi adalah



                                       2gR
                                    
                                        c 2


                                              2  , 9  82  4 , 6 (   10 6 )
                                            
                                                    3 (  10 8 ) 2

                                             = 1,4  10  rad
                                                       -9



                          Lensa Gravitasi.

                                   Lensa  yang  pernah  kita  pelajari  di  bangku  sekolah  menengah
                          adalah medium yang dapat membelokkan arah rambat cahaya. Medium
                          yang  digunakan  adalah  medium  transparan  sehingga  dapat  ditembus
                          cahaya  dengan  mudah.  Pembelokan  cahaya  sangat  ditentukan  oleh
                          kelengkungan permukaan medium. Kita mendapatkan lensa cembung jika
                          medium  makin  tebal  di  posisi  yang  makin  ke  tengah.  Sebaliknya  kita
                          mendapatkan lenda cekung jika medium makin tipis di posisi yang makin
                          ke  tengah.  Lenda  cembung  bersifat  mengumpulkan  cahaya  sedangkan
                          lensa cekung bersifat menghamburkan cahaya.

                                   Seperti  baru  saj  kita  bahas  bahwa  benda  masif  membelokkan
                          cahaya  atau  gelombang  elektromagnetik  yang  lewak  di  sekitar
                          permukaannya. Dengan demikian benda tersebut bersifat seperti sebuah
                          lensa. Inilah yang dinamakan dengan lensa gravitasi. Jika ada sejumlah
                          cahaya  sejajar  yang  mengarak  ke  benda  masif  dari  berbagai  sisi  di
                          sekeliling permukaan maka cahaya tersebut akan dibelokkan menuju satu
                          garis di tengah. Ini sangat serupa dengan pembelokan cahaya oleh lensa
                          cembung (Gambar 8.14).

                                   Pembelokan  cahaya  oleh  medan  gravitasi  sering  diamati  saat
                          gerhana matarahi total. Bintang yang berada di belakang matahari tidak
                          dapat  diamati  ketika  matahari  bersinar  terang.  Penyebabnya  karena


                                                            579
   587   588   589   590   591   592   593   594   595   596   597