Page 936 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 936

Bab 11 Kalor



                              Mekanisme  utama  pelepasan  kalor  oleh  tubuh  adalah  pengangkutan
                       panas dari dalam tubuh ke permukaan tubuh (kulit) kemudian dari situ panas
                       dibuang  ke  lingkungan.  Jika  suhu  lingkungan  sangat  rendah  dibandingkan
                       dengan suhu permukaan tubuh maka mekanisme konveksi, konmdusksi, dan
                       radiasi  mengambil  peran  penting.  Jika  suhu  lingkungan  agak  tinggi  maka
                       sweat galands mulai meproduksi perspiration. Jika suhu lingkungan mencapai
                       34  C,  evaporation  of  perspiration  merupakan  satu-satunya  mekanisme
                           o
                       pendinginan.
                              Mekaniema  tubuh  membawa  energi  kalor  dari  dalam  ke  permukaan
                       tubuh  sebagai  berikut.  Mekaniosme  utama  adalah  konveksi  panas  melalui
                       sistem  sirkulasi  darah.  Secara  umum,  suhu  permukaan  tubuh  lebih  rendah
                       3,5  C  sampai  4,5  C  dibandingkan  dengan  suhu  bagian  dalam  tubuh.
                            o
                                               o
                       Parameter utama yang menentukan laju transpor kalor ke permukaan tubuh
                       adaalah  gradien  suhu  pada  bagian  sebelah  dalam  kulit.  Tubuh  dapat
                       meningkatkan  gradien  ini  jika  banyak  kalor  yang  harus  dibuang  keluar.
                       Mekanisme  meningkatkan  gradien  tersebut  adalah  membuka  (dilasi)  jaringan
                       pembuluh  darah  di  dekat  permukana  kulit.  Dengan  pembukaan  ini  maka
                       darah yang bersuhu hangat dibawa lebih dekat ke permukaan kulit. Akibatnya
                       kulit  tampak  lebih  merah.  Ini  menyebabkan  peningkatan  suhu  permukaan
                       tubuh dan meningkatkan pembuangan panas.

                              Kebalikan  terjadi  jika  suhu  lingkungan  cukup  rendah  dan  tubub
                       berusaha  mengurangi  laju  pembuangan  kalor.  Jaringan  pembuluh  darah  di
                       sekitar  permukaan  tubuh  dikerutkan  (dikurangi  diameternya).  Akibatnya,
                       darah  hangat  dijaga  agar  lebih  jauh  ke  dalam.  Permukaan  tubuh  tampak
                       lebioh putih atau tidak berwarna.

                              Dilasi  pembuluh  darah  sebagai  respon  terhadap  peningkatan  suhu
                       tubuh menyebabkan peningkatan supply darah dari jantung. Menurut laporan,
                       setiap kenaikan suhu tubuh 0,01  C maka diperlukan peningkatan laju suppy
                                                            o
                       darah sekitar 15 cm /menit. Ini berarti, setiap kenaikan suhu tubuh 1  C maka
                                                                                                    o
                                            3
                       terjadi  peningkatan  supply  darah  sekitar  1,5  liter/menit.  Sedangkan  dalam
                       keadaan  normal  jantung  memompa  darah  antara  5  –  6  liter/menit.  Dengan
                       demikina, kenaikan suhu tubuh 1  C menyebabkan peningkatan kerja jantung
                                                             o
                       25% - 30%.
                              Ketika orang masuk ke dalam air hangat maka suhu tubuh mulai naik.
                       Ini  berarti  jaringan  pembuluh  darah  di  permukaan  tubuh  mengalami  dilasi.
                       Darah  yang  diharapkan  mengalami  pendinginan  ketika  mencapai  permukaan
                       tubuh  malah  mengalami  sebaliknya,  yaitu  mengalami  pemanasan.  Ini
                       berakibat  makin  naiknya  suhu  tubuh  yang  memberi  sinyal  untuk  makin
                       meningkatkan dilasi pembuluh darah di sekitar permukaan tubuh. Proses ini
                       berlangsung terus menerus hingga dilasi pembuluh darah mencapai maksimal.
                       Dalam  keadaan  demikian  tekanan  darah  menurun  dan  berkurangnya  supply
                       darah ke organ tubuh lainnya, terutama otak. Jika supply darah ke otak turun
                       hingga  60%  maka  fungsi  otak  menjadi  tidak  normal.  Kemudian,  jika  jantung
                       terus bekerja dalam laju yang sanbat berat maka banyak elemen di dalamnya
                       menjadi rusak. Jika supply darah ke otak di bawah 40% dari kondisi normal
                       maka terjadi stroke.



                                                             923
   931   932   933   934   935   936   937   938   939   940   941