Page 96 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 96

Bab 2 Besaran-Besaran Gerak




                                   Gerak benda yang paling umum adalah gerak dalam ruang, tidak
                          hanya berada pada garis lurus dan tidak hanya pada satu bidang datar.
                          Untuk  gerak  umum  ini  diperlukan  tiga  sumbu  koordinat  untuk
                          menjelaskan gerak benda secara lengkap. Sumbu koordinat yang mudah
                          adalah  sumbu  yang  saling  tegak  lurus.  Walaupun  tidak  harus  sumbu
                          tegak lurus untuk menjelaskan gerak benda yang umum. Asal ada tiga
                          sumbu  yang  tidak  berimpit  maka  tiga  sumbu  koordinat  tersebut  dapat
                          digunakan untuk menjelaskan gerak benda secara umum. Gerak benda
                          yang bebas dan memerlukan tiga sumbu koordinat untuk menjelaskannya
                          disebut gerak tiga dimensi.

                                   Sepanjang buku ini, jika disebutkan sumbu koordinat maka yang
                          dimaksud  adalah  sumbu  yang  saling  tegak  lurus.  Seperti  yang  umum
                          digunakan  selama  ini,  jika  kita  hanya  menjelaskan  gerak  satu  dimensi
                          maka  sumbu koordinat  yang kita gunakan  umumnya  adalah  sumbu  x.
                          Jika kita bahas gerak dua dimensi maka sumbu yang kita gunakan adalah
                          sumbu x dan y yang saling tegak lurus. Jika kita bahas gerak umum atau
                          gerak  tiga  dimensi  maka  sumbu  koordinat  yang  kita  gunakan  adalah
                          sumbu x, y, dan z dan juga saling tegak lurus.

                                   Sekarang kita mulai mendefisikan besaran gerak. Pertama adalah
                          posisi. Posisi adalah lokasi benda dalam sumbu koordinat. Jadi, sebelum
                          menentukan  posisi  maka  sumbu  koordinat  harus  ditetapkan  terlebih
                          dahulu. Benda pada tempat yang sama memiliki posisi yang berbeda jika
                          kita menggunakan sumbu koordinat yang berbeda. Posisi adalah vektor
                          yang berpangkal dari pusat koordinat ke lokasi benda. Pusat koordinat
                          adalah titik potong semua sumbu kordinat.

                                   Jika  lokasi  benda  diproyeksikan  secara  tegak  lurus  ke
                          masing-masing sumbu koorinat maka kita peroleh tiga parameter (Gambar
                          2.1). Jika proyeksi tersebut memotong masing-masing sumbu koordinat
                          pada lokasi x, y, dan z maka kita katakan posisi benda adalah



                                  
                                  r   ˆ x i   ˆ y j   ˆ z k                                (2.1)



                          dengan

                           
                           r adalah  vektor  yang  pangkalnya  di  pusat  koordinat  dan  ujungnya  di
                          posisi benda;
                                                         
                          x adalah komponen vektor  r   dalam arah sumbu x;

                                                         
                          y adalah komponen vektor  r   dalam arah sumbu y;

                                                             83
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101