Page 112 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 112

Ban 1 Elektrostatika


                       kondensasi dan hujan, maka suhu awan harus turun sehingga kelembaban
                       uap yang semula di bawah titik jenuh menjadi di atas titik jenuh (ingat makin

                       rendah suhu maka kandungan uap air yang bersesuaian dengan titik jenuh
                       makin kecil). Kelebihan kelembaban itu akan berubah menjadi cair dan turun
                       sebagai hujan.

                               Mekanisme terbentuknya titik-titik zat cair dari uap disebut nukleasi.
                       Sebenarnya molekul sering bertabrakan dan membentuk kumpulan molekul.
                       Namun  jika  ukuran  kumpulan  molekul  kurang  dari  jari-jari  kritis  maka
                       kumpulan  tersebut  kembali  menjadi  molekul  terpisah.  Jari-jari  kritis
                       ditentukan  oleh  energi  permukaan  dan  energi  Gibbs  zat  cair.  Energi

                       permukaan cenderung memecah kumpuan molekul sedangkan energi Gibbs
                       cenderung  menyatukan  molekul.  Kompetisi  dua  energi  tersebut  yang
                       menentukan  jari-jari  kiritis.  Ketika  secara  tiba-tiba  ukuran  kumpulan

                       molekul  lebih  besar  dari  jari-jari  kiritis  maka  ukuran  kumpulan  tersebut
                       bertambah terus (tumbuh) hingga membentuk tetes air yang besar. Proses ini
                       ditunjukkan oleh Gambar 1.65.


































               Gambar 1.65 Proses nuknelasi: mekanisme terjadinya titik air akibat tumbukan antar molekul air. Mekanisme ini

               yang berperan dalam terjadinya hujan (youtube.com).

                                Jika kandungan air di awal selalu lebih rendah daripada titik jenuh

                        maka  tidak  akan  terjadi  hujan.  Kondisi  inilah  yang  terjadi  saat  musim


                                                           100
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117