Page 264 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 264
Bab 3 Listrik Arus Searah
Tampak dari persamaan (3.30) bahwa jika hambatan Rx
berubah-ubah maka tegabngan VG yang diukur berubah-ubah juga. Dengan
demikian, jembatan Wheatstobe dapat digunakan sebagai sensor, besaran
fisis yang menghasilkan perubahan hambatan jika besaran fisis tersebut
berubah. Sensor tersebut dipasang pada posisi Rx.
Contoh besasar fisis yang dapat diukur dengan jembatan
Wheatstone adalah intensitas cahaya. Sebagai sensor kita gunakan
komponen LDR (light dependent resistor). Komponen ini adalah sebuah
hambatan yang nilai hambatannya bergantung pada intensitas cahaya yang
jatuh padanya. Maikin tinggi intensiotas cahaya yang jatuh maka
hambataan yang dimiliki makin kecil. Gambar 3.40 adalah contoh LDR
serta contoh kurva hambatan sebagai fungsi intensitas cahaya. Komponen
ini dipasang pada jembatan Whweatstone pada posisi Rx. Dengan
berubahnya intensitas cahaya maka nilai Rx berubah sehingga mengubah
nilai VG. Berdasarkan nilai VG tersebut maka nilai Rx diketahui dan dengan
menggunakan kuerva hubungan antara intensitas dan hambatan maka
intensitas cahaya dapat ditentukan. Rangkaian ini dapat langsung
dihubungkan dengan computer sehingga pengukurabn dapat diloakukan
secara otomatis dalam rentang waktu yang lama.
Hambatan
Intensitas cahaya
Gambar 3.40 (kiri) contoh LDR dan (kanan) contoh kurva hambatan sebagai fungsi intensitas cahaya
Aplikasi lain adalah untuk sensor suhu. Kita dapat menggunakan
komponen yang namanya termistor. Komponen ini juga sebuah hambatan
yang nilai hambatannya bergantung pada suhu. Nilai hambatan berkurang
dengan bertamhanya suhu. Gambar 3.41 adalah contoh termistor dan
kurva hambatan sebagai fungsi suhu. Untuk mendeteksi suhu
252

