Page 266 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 266
Bab 3 Listrik Arus Searah
I tV
Dengan demikian, daya yang dibuang pada hambatan adalah
Q
P
t
IV (3.31)
Dengan menggunakan hukum Ohm V = IR maka kita juga dapat menulis
P I 2 R (3.32)
Contoh 3.13
Lampu pijar 75 W, 220 V dihubungkan secara paralel dengan lampu
pijar 40 W, 220 V. Berapakah hambatan total lampu? Berapa daya yang
dihasilkan gabungan dua lampu jika dihubungkan dengan tegangan 110 V?
Jawab
Lampu pijar bekerja berdasarkan prinsip produksi panas pada
kawat filamen. Kawak filament memiliki hambatan yang cukup besar
sehingga ketika dialiri arus listrik maka terjadi disipaya daya dalam bentuk
panas dalam jumlah besar. Suhu filament menjadi sangat tinggi (ribuan
derajat celcius) sehingga filament berpijar. Penulisan 75 W, 220 V artinya
jika dihubungkan dengan tegangan 220 V maka lampu menghasilkan daya
75 W. Ini berarti, hambatan yang dimiliki kawat filament memenuhi
persamaan R V / P . Dengan demikian,
2
Hambatan lampu pertama R1 = V /P1 = 220 /75 = 645 .
2
2
Hambatan lampu kedua R2 = V /P2 = 220 /40 = 1 210 .
2
2
Karena kedua lampu dihubungkan secara parallel maka filament lampu
membentuk susunan hambatan parallel. Hambatan total lampu, R
memenjadi
1/R = 1/645 + 1/1 210 = 0,00155 + 0,000826 = 0,002376
atau
R = 1/0,002376 = 421
Karena lampu dihubungkan secara parallel maka tegangan antara dua
254

