Page 294 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 294

Bab 4 Kemagnetan
















                                                                                          Bab 4



                                                                    KEMAGNETAN





                                Setelah  cukup  banyak  membahas  kelistrikan  pada  tiga  bab

                        terdahulu,  pada  bagian  ini  kita  akan  belajar  fenomena  lain  yang  sangat
                        penting,  yaitu  kemagnetan.  Fenomena  ini  sering  kita  amati  dalam
                        kehidupan  sehari-hari.  Contoh  fenomena  kemagnetan  adalah  pergerakan

                        jarum kompas menuju arah utara selatan (lebih tepatnya mendekati arah
                        utara  selatan),  tarikan  atau  tolakan  dua  batang  magnet,  suara  dari
                        loudspeaker, perputaran motor listrik, penempel kertas yang biasa dipasang

                        di dinding kulkas atau lemari, dan sebagainya. Dan ternyata para ahli fisika
                        telah menemukan hubungan yang sangat erat antara fenomena kelistrikan
                        dan kemagnetan. Kelistrikan dapat dihasilkan oleh proses pada magnet, dan
                        sebaliknya  kemagnetan  dapat  dihasilkan  oleh  proses  pada  listrik.  Oleh
                        karena  itu  kelistrikan  dan  kemagnetan  dapat  dipandang  sebagai  satu

                        fenomena saja yang sekarang dinamai electromagnet (elektro dan magnet).

                        4.1 Gaya antar kutub magnet permanen

                                Salah  satu  gejala  kemagnetan  yang  dapat  kalian  amati  dengan
                        mudah  adalah  tertariknya  paku  atau  potongan  besi  oleh  batang  magnet.
                        Batang  magnet  semacam  ini  dikatagorikan  sebagai  magnet  permanen.
                        Disebut  magnet  permanen  karena  sifat  kemagnetan  tetap  ada  kecuali
                        dikenai  gangguan  luar  yang  cukup  besar  seperti  pemanasan  pada  suhu

                        yang cukup tinggi atau pemukulan yang cukup keras. Batang tersebut tetap
                        menjadi magnet selama tidak ada gangguan luar yang menghilangkan sifat
                        magnetnya.  Bahan  yang  memiliki  sifat  magnet  permanen  disebut  bahan

                        ferromagnetic.
                                                           282
   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298   299