Page 410 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 410

Bab 5 Medan Magnet Induksi



                                 2       d            2         cos(  2   sin(  2  2 
                                                                        /
                                                                          )
                                                                                    /
                                                                                       )
                                                 2       2  tan  1                  
                                                                                    /
                                                                            )
                                                                          /
                                 0  1 (  2  sin    )  1     cos(  2  sin(  2 )  0 

                                = 0

                                Karena  arus  mengalir  pada  cincin  yang  berada  pada  bidang  x-y
                        sedangkan  medan  magnet  yang  dihasilkan  mengarah  ke  sumbu  z  maka
                        komponen cincin dari 0 sampai  dan dari  sampai 2 memberi kontribusi
                        yang sama pada medan magnet. Dengan demikian medan magnetic arah z

                        dapat ditulis menjadi


                                       nI          d                  sin d     
                                                                  2
                                 B    0                                          
                                            2
                                  z
                                                              2
                                                                                     2
                                                                          2
                                       2     0  1 (    sin   )  0  1 (    sin   ) 
                                                   2
                                    nI        d                  sin d     
                                   0                                        
                                                                                2
                                                         2
                                          1 (    sin   )   1 (    sin   )
                                              2
                                                                     2
                                        0                     0                  

                        Selanjutnya kita gunakan Tabel integral sebagai berikut

                                     sin d          0 ,     2  1
                                                      
                                         m
                                                2      m   2  1
                                 0  1 (   2 sin   )   1  2
                                                      

                        dengan m =0, 1, 2, 3, …. Dengan demikian kuat medan menjadi


                                            0 ,     2  1     0  ,    2     1
                                       nI                                  
                                 B z    0      0   2  1     1   2     1
                                            
                                            1  2              1  2        
                                                                
                                           

                                               , 0       2  1
                                    nI  
                                   0            2
                                        1  2   1  2   2  1
                                        


                                   0 ,    2  1
                                   
                                    nI   2  1
                                     0


                                                           398
   405   406   407   408   409   410   411   412   413   414   415