Page 503 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 503

Bab 7 Arus Bolak-Balik



                                                                  2
                        vertikal  dinyatakan  dalam  satuan  V /    R   dan  pada  Gambar  7.5(b)  dan
                                                                 m

                        energy pada sumbu vertikal dinyatakan dalam satuan  V        m 2 T 
                                                                                         8
                                                                                        /
                                                                                           R .

                      1.2   (a)


                       1
                   dalam satuan V m 2 /R  0.8





                      0.6

                      0.4


                   P  0.2


                       0
                          0              5               10             15              20


                      20    (b)

                   W dalam satuan V m 2 T/8R  10

                      15









                       5




                       0
                         0               5              10              15              20
                                                       4t/T

               Gambar 7.5 Contoh plot disipasi daya dan energy pada hambatan akibat dialiri arus bolak-balik sebagai fungsi
               waktu. Sumbu datar dinyatakan dalam variable 4t/T. (a) Daya pada sumbu vertikal dinyatakan dalam satuan

                 2
                                                                                  8
                V / R   dan (b) dan energy pada sumbu vertikal dinyatakan dalam satuan  V m 2 T 
                                                                                 /
                                                                                    R .
                 m

                        7.6 Tegangan bolak balik pada dua ujung hambatan
                                Sekarang  kita  mulai  menganalisis  tegangan  yang  dihasilkan  arus
                                                           491
   498   499   500   501   502   503   504   505   506   507   508