Page 640 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 640

Bab 9 Gejala Gelombang


                        memiliki fase berlawanan menghasilkan simpangan total nol.
                                Untuk  lebih  memahami  fenomena  interferensi,  mari  kita  lihat

                        interferensi gelombang yang dihasilkan dua sumber seperti diilustrasikan
                        pada Gambar 9.12. Dua sumber dengan frekuensi dan bilangan gelombang
                        masing-masing, 1, k1, 2, dan k2 dipancarkan ke segala arah. Kita akan

                        mendeteksi gelombang tersebut pada titik P yang berjarak x1 dari sumber
                        pertama dan x2 dari sumber kedua. Simpangan masing-masing gelombang
                        di titik P adalah

                                 y 1   A 1 cos(  x 1   )
                                                k
                                             t
                                                       1
                                                 1
                                             1

                                                 k
                                              t
                                 y 2   A 2 cos(  x 2    2 )
                                                  2
                                             2

                        dengan
                                A1 adalah amplitude gelomabng dari sumber pertama
                                A2 adalah amplitude gelombang dari sumber kedua
                                1 adalah frekensi sudut gelombang dan sumber pertama
                                2 adalah frekuensi sudut gelombang dari sumber kedua

                                k1 adalah bilangan gelombang dari sumber pertama
                                k2 adalah bilangan gelombang dari sumber kedua
                                1 fase awal gelombang dari sumber pertama

                                2 fase awal gelombang dari sumber kedua


                       S 1

                                           x
                                            1
                                                            y 1   A 1 cos(  x 1    )
                                                                             k
                                                                          t
                                                                                     1
                                                                         1
                                                                              1
                                                                  P
                                                              y 2   A 2  cos(  k 2 x 2    2 )
                                                                             t
                                                                            2
                                          x 2


                 S 2




               Gambar 9.12 Gelombang dari dua sumber bertemu di suatu titik pengamatan.


                                                           628
   635   636   637   638   639   640   641   642   643   644   645