Page 636 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 636

Bab 9 Gejala Gelombang


                        Gelombang semacam ini disebut gelombang berdiri. Gambar 9.10 adalah
                        contoh pola gelombang berdiri. Pola tersebut akan selalu diamati dan tidak

                        merambat.  Lokasi  puncak  maupun  lembah  pada  posisi  yang  sama.  Yang
                        terjadi  hanya  perubahan  amplitudo  dari  besar  dan  kecil  secara
                        berulang-ulang.

                                Gelombang  Berdiri  pada  Dawai.  Gelombang  berdiri  dapat  kita
                        jumpai pada senar gitar. Misalkan panjang senar L. Ujung senar gitar, yaitu
                        pada posisi x = 0 dan x = L harus selalu memiliki simpangan nol karena
                        ditambatkan  pada  posisi  tetap.  Jadi,          y  , 0 ( t )   0   dan   y (L ,t )   0 .
                        Berdasarkan persamaan (9.17), kondisi ini dicapai jika


                                    
                                 cos   0    01  02       0                                (9.18)
                                     k
                                               2    
                        dan
                                               
                                 coskL    01   02      0                                       (9.19)
                                             2    

                        Syarat (9.18) menghasilkan


                                     02      ,   3  ,  ...                                 (9.20)
                                   01
                                     2        2    2


                        dan syarat (9.19) menghasilkan

                                                    3
                                 kL    01  02      ,   ,  ...                                 (9.21)
                                         2         2    2


                        Jika  persamaan  (9.21)  dikurangkan  pada  persamaan  (9.20)  maka  ruas
                        kanan berbeda kelipatan bulat dari . Jadi


                                                  
                                  kL   01   02      01  02      n 
                                          2          2    

                        dengan n bilangan bulat. Kita akhirnya dapatkan


                                 kL   n                                                          (9.22)


                                Karena n memiliki bermacam-macam nilai yang mungkin, maka 
                                                           624
   631   632   633   634   635   636   637   638   639   640   641