Page 797 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 797

Bab 10 Sifat Optik Gelombang Elektromagnetik


                        dan  lensa)  juga  mengalami  pembalikan  fase  (pemantulan  dari  medium
                        kurang rapat ke medium rapat). Akibatnya, fase gelombang yang langsung

                        dipantulkan dan yang menembus lapisan tipis kemudian dipantulkan di sisi
                        bawah lapisan tipis masing-masing

                                                n
                                             4 d  tan  sin
                                           1      b    b
                                      0
                                  1
                                                     
                                                      0

                                                 dn
                                               4 
                                              2
                                      0
                                  2
                                               cos  b
                                               0

                        Dengan demikian, besa fase menjadi

                                      
                                       2
                                           1


                                            4dn               4 d  tan sin  
                                                                    n
                                            2       0     1   b     b  
                                                                                   
                                  
                                                        
                                     0
                                            0 cos b                  0       

                                     4  d 
                                          n  n sin  2  
                                    cos  b  2   1     b
                                    0

                        Anti  pemantulan  artinya  terjadi interferensi  destrutif  pada  cahaya  pantul
                        seperti diilustrasikan pada Gambar 10.69. Interferensi destruktif terjadi jika
                        beda fase merupakan kelipara ganjil dari , atau


                                   4 d  n   n  sin  2   (  2    ) 1
                                                            m
                                  cos  b  2   1     b
                                  0
                        atau
                                    4d   n   n  sin   (  2   ) 1
                                                    2
                                                            m
                                  0  cos b  2  1    b                                    (10.68)

                        dengan
                                m adalah bilangan bulat.









                                                           785
   792   793   794   795   796   797   798   799   800   801   802