Page 838 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 838
Bab 11 Teori Relavitas Khusus
menunjukkan umur muon yang sangat dekat dengan perhitungan di atas.
Ini membuktikan bahwa ramalah dilatasi waktu Einstein sesuai dengan
eksperimen.
Pada bulan Oktober 1977, Joseph Hafele dan Richard Keating
membawa terbang empat jam atom dua kali mengelilingi bumi
menggunakan pesawat terbang ekonomi. Mereka mengkonfirmasi adanya
dilatasi waktu pada jam tersebut dengan kesalahan sekitar 10%. Beberapa
tahun berikutnya, fisikawan pada Universitas Maryland melakukan
percobaan serupa dengan menggunakan jam atom yang lebih teliti. Mereka
berhasil membuktikan dilatasi waktu dengan kesalahan hanya 1%. Oleh
karena itu, saat ini, ketika jam atom dibawa dari satu tempat ke tempat lain,
kalibrasi terhadap dilatasi waktu harus dilakukan.
11.6 Simultanitas
Ada fenomena yang menarik yang terkait dengan relativitas. Salah
satu yang sering membingungkan orang adalah fenomena simultanitas. Dua
kejadian yang simultan (yang terjadi pada saat bersamaan) di suatu
kerangka acuan, tidak diamati simultan di kerangka acuan yang lain.
Untuk memperjelas, perhatikan Gambar 11.6. Pengamat A beraad
dalam kereta api dan pengamat B berada di tanah. Kita misalkan pengamat
A duduk tepat di tengah gerbong dan di ujung depan dan ujung belakang
gerbong terdapat dua lampu sejenis. Misalkan jarak antara dua lampu
menurut pengamat A di dalam kereta adalah x’. Misalkan dua lampu
dinyalakan bersamaan oleh pengamat A. Maka menurut pengamat A, selang
waktu menyalanya dua lampu adalah t’ = 0. Dengan kata lain, menurut
pengamat A lampu menyela simultan. Karena lampu menyala simultan dan
kecepatan cahaya selamu sama maka menurut pengamat A, cahaya dua
lampu mencapai pengamat A secara bersamaan (karena jarak
masing-masing lampu ke pengamat A sama). Bagaimana menurut pengamat
B?
Mari kita gunakan persamaan (11.24). Menurut pengamat B, kedua
lampu tidak menyala bersamaan (tidak terjadi secara simultan). Kedua
lampu menyala pada saat yang berbeda. Selang waktu menyalanya dua
lampu menurut pengamat B memenuhi persamaan (11.24) dengan
mensubsitusi t’ = 0, yaitu
826

