Page 840 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 840

Bab 11 Teori Relavitas Khusus



                                Lalu lampu mana yang menyala lebih dahulu? Jika lampu kanan

                        kita nyatakan sebagai lampu 2 dan lampu kiri sebagai lampu 1 maka

                                   ' x   ' x   ' x
                                       2
                                           1

                                  t  t 2  t 
                                          1

                        Berdasarkan  persamaan  (11.30)  tanda  untuk  x’  dan  t  sama.  Karena
                         ' x   ' x   maka  t  . Ini artinya, lampu yang berada di kanan menyala lebih
                                            t
                                             1
                                         2
                               1
                          2
                        lambat daripada lampu yang ada di kiri. Karena lampu kanan menyala lebih
                        lambat  daripada  lampu  kiri  maka  menurut  pengamat  B,  jarak  tempuh
                        cahaya lampu kanan lebih pendek daripada jarak tempuh cahaya lampu kiri.
                        Namun, karena kereta bergerak ke kanan, maka selama cahaya merambat,
                        pengamat B melihat pengamat A bergerak ke arah kanan. Pada akhirnya
                        cahaya dari lampu kanan dan cahaya dari lampu kiri mencapai pengamat A
                        pada saat bersamaan. Jadi, walaupun waktu pengamat A mengamati dua
                        lampu menyala bersamaan, tetapi pengamat B mengamati dua lampu tidak

                        menyala bersamaan, namun dua pengamat sepakat bahwa cahaya dari dua
                        lampu mencapai pengamat A pada saat bersamaan.
                                Pengamat  di  A  maupun  pengamat  di  B  melihat  dua  kejadian

                        berlangsung simultan jika dua lampu berada pada posisi yang sama. Jadi,
                        jika x’  0 maka persamaan (11.30) menjadi

                                     u   / 0 c 2
                                 t            0
                                           u 2
                                       1
                                           c 2

                        Ini  berarti,  pengamat  B  juga  mengamati  dua  lampu  menyala  secara

                        serentak.

                        Contoh 11.6
                                Gambar 11.7 memperlihatkan sebuah kereta yang bergerak dengan
                        laju v = 0,8c. Di dalam kereta terdapat pemancar cahaya yang berada di

                        tengah-tengah dan dapat memancarkan cahaya ke depan dan ke belakang.
                        Pada  jarak  yang  sama  dari  pemancar  terdapat  detektor.  Jarak
                        masing-masing detektor ke pemancar cahaya adalah 25 meter.

                        a)  Menurut pengamat di dalam kereta, cahaya dipancarkan secera serentak.
                                                           828
   835   836   837   838   839   840   841   842   843   844   845