Page 87 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 87

Ban 1 Elektrostatika


                                    
                                        
                                   E  A   EA cos 
                                         i
                                     i

                        Arah medan di permukaan bola adalah radial. Arah vector permukaan juga
                        radial. Jadi medan dan vector pemukaan memiliki arah yang sama sehingga

                          = 0 atau cos   = 1. Dengan demikian

                                    
                                        
                                   E  A   EA
                                         i
                                     i
                                = E  (luas permukaan bola)

                                =  E   4 (   2 )
                                          r


                                Jumlah  total  muatan  yang  dilingkupi  permukaan  Gaus  adalah
                        muatan titik itu sendiri. Jadi  q = Q. Substitusi ke dalam hukum Gauss
                        diperoleh

                                              Q
                                         2
                                    (
                                 E  4  r  )  
                                              o
                        atau
                                       1   Q
                                 E 
                                     4 o  r  2


                        Hasil  ini  persis  sama  dengan  apa  yang  diperoleh  dengan  menggunakan
                        hukum Coulomb.


                        1.9.3 Pelat Tak Berhingga
                                Berikutnya  kita  akan  menentukan  kuat  medan  listrik  yang
                        dihasilkan  oleh  pelat  tak  berhingga  yang  mengandung  muatan  dengan

                        kerapatan  konstan.  Kita  membahas  pelat  tak  berhingga  karena  medan
                        listrik  yang  keluar  dari  pelat  selalu  sejajar  pada  titik  manapun.  Karena
                        setiap  titik  pada  pelat  tak  berhingga  sifatnya  serupa.  Sebaliknya,  untuk
                        pelat berhingga, medan listrik yang dihasilkan pelat tidak semuanya sejajar.
                        Pada lokasi berdekatan dengan tepi pelat, medan listrik agak melengkung.

                        Pada  posisi  di  tengah-tengah  pelat,  medan  listrik  arahnya  lurus.  Dengan
                        demikian,  persoalah  pelat  berhingga  menjadi  sedikit  rumit.  Sedangkan
                        persoalan pelat tak berhingga lebih sederhana.

                                Sekarang  mari  kita  kembali  ke  persoalan  pelat  tak  berhingga.


                                                           75
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92