Page 194 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 194
4. Berperan dalam proses metabolisme 1. Asam amino esensial, yaitu asam amino
tubuh. yang tidak dapat disintesis oleh tubuh
sehingga dapat terpenuhi dari asupan
Catatan: Memiliki nilai kandungan ka-
lori 1 gram = 4,1 kalori. makanan.
Contoh: isoleusin, leusin, lisin, metionin,
b. Lemak (Lipid) valin, treonin, fenilalanin, triptofan,
Berdasarkan asalnya, lemak dibedakan histidin, dan arginin.
menjadi dua, yaitu lemak nabati (berasal 2. Asam amino non-esensial, yaitu jenis
dari tumbuhan) dan lemak hewani (dari asam amino yang dapat disintesis oleh
hewan). tubuh.
Contoh: alanin, asparagin, asam aspartat,
Memiliki nilai kandungan kalori 1 gram = 9,3
kalori. Meskipun nilai kalori lemak lebih ting- sistin, asam glutamat, sistein, glisin,
gi dibandingkan dengan karbohidrat, namun glutamin, serin, prolin, dan tirosin.
proses pencernaan lemak lebih lama sehing- d. Vitamin
ga yang menjadi sumber ener gi utama tubuh Merupakan senyawa organik kompleks
adalah karbohidrat.
yang berguna bagi tubuh dalam jumlah ke-
Fungsi lemak dalam tubuh, yaitu: cil (mikronutrien).
1. Sebagai sumber energi terbesar Berdasarkan sifatnya, vitamin terbagi dua,
(berkalori tinggi). yaitu:
2. Penyusun membran sel. 1. Vitamin yang terlarut dalam air (vitamin
3. Sebagai pelarut vitamin (A, D, E, dan K) B dan C)
dan zat-zat lain. 2. Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin
4. Sebagai pelindung tubuh dari suhu A, D, E, dan K).
rendah.
5. Sebagai bantalan lemak dan pe lindung e. Mineral
organ tubuh bagian dalam seperti Merupakan ion-ion yang berfungsi untuk
jantung dan lambung. menjaga keseimbangan asam-basa dalam
tubuh dan pembentuk struktur tubuh.
c. Protein
Jenis mineral terbagi dua, yaitu:
Merupakan senyawa organik kompleks yang 1. Makroelemen, yaitu mineral yang
tersusun atas asam amino dengan unsur C, dibutuhkan dalam jumlah banyak.
H, O, dan terkadang mengandung unsur S Contoh: kalsium, natrium, magnesium,
(belerang) dan P (fosfor). Kandungan kalori fosfor, klor, dan belerang.
protein bernilai 1 gram = 4,1 kalori.
2. Mikroelemen, yaitu mineral yang
Jenis protein ada dua macam, yaitu: dibutuhkan tubuh dalam jumlah
1. Protein nabati, diperoleh dari biji-bijian, sedikit, namun defisiensinya dapat
kacang-kacangan, dan sayuran. mengakibatkan proses metabolisme
2. Protein hewani, berasal dari ikan, susu, terganggu.
daging, telur, dan lain-lain. Contoh: besi, yodium, mangan,
tembaga, dan kromium.
Berdasarkan cara pembuatannya, asam
amino pembentuk protein terbagi menjadi f. Air
dua, yaitu: Memiliki banyak fungsi bagi tubuh, yaitu:
1. Sebagai pelarut makanan dan vitamin.
193

