Page 340 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 340
Compton meneliti bahwa ketika foton 2. Panjang gelombang de Broglie elektron
dengan panjang gelombang λ menumbuk yang dipercepat dengan beda potensial V
suatu elektron yang diam, ternyata Jika pada suatu tabung sinar katoda,
elektron bergerak dengan energi kinetik sebuah elektron diam dipercepat dengan
E dan foton terhambur dengan panjang beda potensial tertentu maka elektron
k
gelombang λ’ dengan membentuk sudut akan bergerak dengan panjang gelombang
q terhadap arah gerak semula. de Broglie dengan rumus:
Panjang gelombang foton yang terhambur
dapat dituliskan dengan persamaan: λ = h
⋅
⋅
e
h 2q ⋅ V m e
λ′ − λ = (1 cos− ) θ
⋅
mc Keterangan:
e
-34
Keterangan: h : konstanta Planck (6,63 x 10 Js)
λ′ : panjang gelombang foton yang λ : panjang gelombang de Broglie elektron
terhambur (m) (m)
-19
λ : panjang gelombang foton q : muatan elektron (1,6 x 10 C)
e
-31
datang (m) m : massa elektron (9,1. 10 kg)
e
θ : sudut hamburan V : beda potensial (V)
Besaran h/m c biasa disebut sebagai D. Teori Relativitas Khusus
e
PANJANG GELOMBANG COMPTON.
a. Relativitas Kecepatan
c. Cahaya sebagai Gelombang Jika terdapat dua buah benda yang bergerak
Suatu benda yang memiliki sifat gelombang de ngan kecepatan tertentu dan seorang
pasti memiliki nilai panjang gelombang (λ) pengamat yang dianggap diam maka
tertentu. kecepatan relatif benda terhadap pengamat
1. Panjang gelombang de Broglie dapat dirumuskan dengan:
Jika suatu benda bergerak dengan v + v
kecepatan v maka benda tersebut akan v 2p = 21 v ⋅ v 1p 1p
21
memiliki panjang gelombang de Broglie 1+ c 2
yang dirumuskan dengan: Keterangan:
h h v : kecepatan benda 2 relatif terhadap
λ = = 2p
p m.v pengamat (m/s)
v : kecepatan benda 2 relatif terhadap benda
21
Keterangan: 1 (m/s)
λ : panjang gelombang de Broglie (m) v : kecepatan benda 1 relatif terhadap
1p
p : momentum (Ns) pengamat (m/s)
m : massa benda (kg) c : kecepatan cahaya (3 x 10 m/s)
8
v : kecepatan benda (m/s)
Perlu diperhatikan bahwa kecepatan adalah
Dari rumus ini dapat diambil kesimpulan
bahwa setiap benda yang memiliki besar an vektor maka arah juga menentukan
momentum (berarti memiliki massa dan tanda negatif dan positif. Agar mudah diingat,
kecepatan) dapat memiliki sifat seperti arah kanan adalah positif dan arah kiri adalah
gelombang. negatif.
339

