Page 339 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 339
Keterangan:
λ maks : panjang gelombang pada E = h ⋅ f
intensitas mak simum (m) Cahaya Elektron
T : suhu (Kelvin) E k
C : konstanta Wien W 0
Plat Logam
C. Dualisme Cahaya Rumus efek fotolistrik secara sederhana
dapat di tuliskan dengan:
Dualisme cahaya adalah cahaya memiliki dua
sifat, yaitu sebagai GELOMBANG dan PARTIKEL E
(DUALISME GELOMBANG PARTIKEL). E = W + 1 k
0
⋅
a. Teori Kuantum Planck hf = W + 2 mv 2
0
e
⋅
Max Planck mengajukan gagasan tentang W 0 = hf⋅ = hc
0
energi gelombang elektromagnetik (cahaya) λ 0
yang terpan car bersifat diskrit dalam bentuk Keterangan:
PAKET-PAKET ENERGI yang disebut sebagai E : energi 1 foton (J)
FOTON. Energi 1 buah foton adalah hf. W : energi ambang (J)
0
E : energi kinetik fotoelektron (J)
k
Energi Foton f : frekuensi cahaya (Hz)
Menurut Planck, energi yang dimiliki oleh m : massa elektron (9,1. 10 kg)
-31
e
sebanyak N buah foton dapat dirumuskan v : kecepatan fotoelektron (m/s)
dengan:
f : frekuensi ambang (Hz)
0
λ : panjang gelombang ambang (m)
0
⋅
E Nh f= ⋅ ⋅= Nh c ⋅
λ
Fotoelektron akan dapat keluar dari dalam
atom jika:
Keterangan:
E : energi foton (J) • Energi cahaya yang datang lebih besar
N : jumlah foton di bandingkan dengan energi ambang
h : konstanta Planck (6,63 x 10 J.s) logam (E > W ).
-34
0
f : frekuensi foton (Hz) • Frekuensi cahaya yang datang lebih
c : kecepatan cahaya (3 x 10 m/s) besar dibandingkan dengan frekuensi
8
λ : panjang gelombang foton (m) ambang logam (f > f ).
0
• Panjang gelombang cahaya yang
b. Cahaya sebagai Partikel
datang lebih kecil dibandingkan
Beberapa penjelasan mengenai sifat partikel dengan panjang gelombang ambang
pada cahaya adalah seperti di bawah ini: logam (l > l ).
1. Efek Fotolistrik 0
Pada saat berumur 28 tahun, Einstein 2. Efek Compton
mengemuka kan sebuah ide tentang efek
fotolistrik. elektron
Efek fotolistrik adalah peristiwa terlepasnya terhambur
l′
elektron-elektron dari permukaan logam foton datang
ketika logam tersebut disinari dengan l elektron q
cahaya. diam E k
338

