Page 224 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 224

suatu cairan untuk makanan bagi spermatozoa. Letak vesika seminalis, yaitu di
                              belakang vesika urinaria (kantong kemih).
                                  Vas deferens yang arahnya ke atas, kemudian melingkar dan salah satu
                              ujungnya berakhir di kelenjar prostat. Di belakang kandung kemih vas deferens
                              ini bersatu membentuk suatu saluran yang dikenal sebagai duktus ejakulatorius.
                              Duktus ejakulatorius ini berjumlah sepasang yang fungsinya untuk memancarkan
                              semen (mani) dan vesika seminalis. Uretra dan duktus ejakulatorius bersama-
                              sama berakhir di ujung penis.

                         3)   Kelenjar kelamin
                                  Saluran-saluran kelamin dilengkapi oleh tiga macam kelenjar kelamin yang
                              fungsinya menghasilkan sekret. Kelenjar-kelenjar yang melengkapi saluran
                              kelamin itu terdiri atas vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar
                              boulbouretral yang lebih dikenal sebagai kelenjar cowper. Ketiga kelenjar tersebut
                              memiliki peranan yang berbeda-beda.
                                  Vesikula seminalis merupakan kelenjar yang jumlahnya sepasang terletak
                              di bagian atas dan bawah kandung kemih. Kelenjar ini sebagai penghasil semen
                              yang terbesar, yaitu sekitar 60% dari volume total semen. Cairan yang dihasilkan
                              kelenjar ini berwarna jernih, kental karena mengandung lendir, asam amino, dan
                              fruktosa. Cairan ini berperan sebagai makanan bagi sperma. Selain cairan
                              tersebut, kelenjar ini mengekskresikan prostaglandin yang berguna untuk
                              merangsang otot uterin berkontraksi sehingga semen dapat terdorong mencapai
                              uterus.
                                  Kelenjar boulbouretral yang disebut juga sebagai kelenjar cowper,
                              merupakan kelenjar yang menghasilkan lendir pelindung pada saat ejakulasi terjadi.
                              Kelenjar ini bermuara di pangkal uretra dan jumlahnya sepasang.
                                  Kelenjar prostat memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan
                              ukuran kedua kelenjar kelamin lainnya. Sekret yang dihasilkan oleh kelenjar
                              prostat ini berupa cairan encer yang menyerupai susu dan bersifat alkalis, sehingga
                              dapat berperan sebagai penyeimbang (buffer) bagi keasaman residu urin di uretra
                              dan derajat keasaman vagina. Cairan ini suatu saat akan berkumpul di uretra
                              melalui saluran-saluran kecil.

                         b.   Alat Kelamin Luar

                              Alat kelamin luar hanya terdiri dari satu bagian saja, yaitu dikenal dengan nama
                         penis. Penis ini berfungsi sebagai alat kopulasi atau organ persetubuhan, yaitu organ
                         atau alat untuk memasukkan cairan semen ke dalam alat kelamin wanita.
                              Di dalam penis terdapat uretra yang merupakan muara bagi saluran kencing dan
                         saluran kelamin. Di samping itu, di dalam penis juga terdapat korpus kavernosum
                         atau badan rongga, yaitu dua korpus kavernosum penis di sisi uretra dan satu korpus


                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          217
   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229